Trading Saham Syariah Cara Mudah Berinvestasi

Trading Saham Syariah Cara Mudah Berinvestasi
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on pinterest

Saham Milenial – Trading Saham Syariah adalah kegiatan jual beli saham yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan serta didasari oleh prinsip syariah. Sebagaimana perdagangan saham biasa, saham syariah juga diperjualbelikan pada pasar modal hanya saja tempatnya dibedakan pada lini khusus syariah yang hanya dilewati oleh lalu lintas saham syariah.

Saham syariah sendiri merupakan aset atau surat berharga berkriteria syariah yang mewakili kepemilikan modal oleh seorang investor. Perdagangan saham syariah memastikan bahwa dalam pelaksanaannya tidak ada unsur riba seperti yang dilarang oleh syariat agama.

Trading saham ini menjadi media bagi para trader yang hendak melakukan jual beli saham namun khawatir transaksi tersebut bercampur dengan unsur riba. Sehingga trading saham syariah dihadirkan dengan akad syirkah yang bermakna terjadinya transaksi  berlandaskan pembagian kontribusi maupun kerugian yang ditanggung bersama.

Kriteria Saham Syariah Berdasarkan Peraturan OJK

Untuk dapat dikatakan sebagai saham syariah maka suatu saham harus lolos kriteria berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Berikut kriteria saham syariah.

1. Kegiatan Operasional Perusahaan Tidak Menyimpang dari Aturan Syariah

Berdasarkan kegiatan operasional yang berlaku pada perusahaan haruslah terbebas dari tindak produksi maupun distribusi barang haram seperti minuman keras, olahan daging serta produk lain yang dilarang oleh agama.

2. Rasio Hutang Berbeban Bunga

Pada perusahaan yang hendak mengajukan saham syariah untuk diperdagangkan pada trading, maka harus memiliki rasio hutang yang berbeban bunga tidak lebih dari 45% dibandingkan dengan total aset.

3. Total Pendapatan Bunga Tidak Lebih dari 10%

Dari segi operasional lain maupun hasil produksi keseluruhan yang melibatkan bunga tidak bertotal lebih dari 10%. Hal ini berarti tingkat bunga yang diterima oleh perusahaan sangatlah minim.

4. Melalui Evaluasi Secara Berkala oleh OJK

Selepas ditetapkan sebagai saham syariah, perusahaan belum terlepas dari pengawasan OJK. Pihak OJK akan secara berkala mengevaluasi seluruh aspek sesuai kebutuhan informasi mengenai pertumbuhan dan perkembangan perusahaan termasuk saham yang diterbitkan.

Melalui Evaluasi Secara Berkala oleh OJK

Melalui Evaluasi Secara Berkala oleh OJK (Sumber: netsolmind)

Dalam hal ini perusahaan harus berkomitmen menjaga entitasnya sebagai perusahaan berbasis syariah dan perusahaan yang meluncurkan saham syariah.

Tempat Trading Saham Syariah secara Online

Berbeda dengan saham biasa yang diperjualbelikan pada bursa efek, saham dengan kriteria syariah mendapat posisi perdagangan di SOTS (Syariah Online Trading System). SOTS mengusung prinsip-prinsip yang sesuai dengan kaidah syariah dalam sistem perdagangan.

Media online ini merupakan fasilitas yang dikembangkan oleh anggota bursa efek dalam menyediakan sarana trading saham sesuai syariah. Bahkan sistem ini telah disahkan oleh pihak MUI sebagai rujukan dalam mengatur perdagangan efek bersifat ekuitas yang didasarkan prinsip syariah.

Tempat Trading Saham Syariah secara Online

Tempat Trading Saham Syariah secara Online (Sumber: bisnis)

Fitur yang Disediakan pada SOTS

Pada Syariah Online Trading System terdapat beberapa fitur yang mendukung kegiatan trading secara optimal dan melindungi unsur-unsur syariah didalamnya.

  • Transaksi Khusus Saham Syariah

Saham yang dapat ditransaksikan dalam trading hanyalah saham yang telah lolos kriteria sebagai saham syariah.

  • Transaksi Khusus dengan Metode Pembayaran Tunai

Transaksi pembelian saham hanya diperuntukkan bagi investor yang membayar sahak dengan metode tunai dan menghindari pembayaran sistem margin.

  • Tidak Ada Transaksi pada Saham yang Belum Dimiliki

SOTS juga membatasi transaksi saham yang belum dimiliki atau yang disebut dengan short selling.

  • Saham Syariah Dipisahkan dari Kepemilikan Modal

Dalam hal ini saham syariah tidak dicampurkan dengan modal (uang). Sehingga saham syariah tidak termasuk sebagai modal.

Keuntungan Trading Saham Syariah

Dalam praktiknya investor yang melakukan trading saham bersifat syariah akan mendapatkan beberapa keuntungan sebagai berikut.

1. Investasi Berkaidah Syariah

Berdasarkan kaidah syariah trading saham jenis ini mampu menjadi solusi bagi para peminat bisnis yang mengharapkan perdagangan saham sesuai dengan prinsip agama. Dengan adanya saham syariah yang terdaftar dalam trading mampu membuat investor khususnya muslim dapat berbisnis dengan lebih nyaman dan tenang.

2. Saham yang Liquid

Keuntungan lainnya adalah kondisi saham yang lebih likuid dan terdaftar dalam LQ45 yang berarti saham syariah lebih mudah diperjualbelikan serta lebih menguntungkan. Saham ini tergolong dalam jenis bluechip yang berarti saham tersebut lebih minim resiko penurunan harga yang signifikan. Sehingga lebih aman digunakan dalam trading saham tanpa khawatir harga akan jatuh dan menjadi rugi.

3. Mendapat Keuntungan dari Capital Gain dan Pembagian Dividen

Laba hasil trading saham merupakan keuntungan yang bersifat capital gain atau berbentuk dividen. Apabila harga yang tertera pada saat trading mengalami kenaikan maka Anda dapat segera menjualnya untuk memperoleh keuntungan capital gain. Atau keuntungan lainnya dapat Anda peroleh dari pembagian dividen yang rutin diberikan oleh perusahaan setiap tahunnya. Hak tersebut karena saham syariah merupakan investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Cara Berinvestasi Saham Syariah

Bagaimana dengan kegiatan berinvestasi saham syariah? Berikut langkah-langkah mudah untuk melakukan investasi saham syariah.

1. Memiliki Rekening Bursa Efek yang Terdaftar pada Perusahaan Sekuritas

Rekening efek berguna untuk menerima dana dari transaksi saham yang dilakukan pada saat perdagangan sekaligus sebagai rekening untuk melakukan pembelian terkait efek tersebut. Oleh sebab itu setiap investor wajib memiliki rekening efek yang terdaftar pada perusahaan sekuritas. Pembukaan rekening dapat dilakukan melalui registrasi secara online.

2. Mengetahui Daftar Saham Syariah

Setelah memiliki akun rekening efek selanjutnya Anda dapat mengisi deposit untuk memudahkan transaksi saham. Kemudian Anda perlu melihat daftar saham syariah pada indeks seperti Indeks Saham Syariah Indonesia, Jakarta Islamic Index atau Jakarta Islamic Index 70.

3. Membeli Saham Berdasarkan Kondisi Fundamental dan Analisis Teknikal

Selanjutnya Anda dapat mulai membeli saham yang diinginkan berdasarkan kondisi fundamental perusahaan dan analisis teknikal.

4. Mencari Informasi dan Data Lebih Luas Mengenai Ilmu Saham

Berinvestasi merupakan kegiatan usaha yang bisa dilakukan oleh siapa saja asalkan mengetahui informasi dan ilmu yang memadai. Hal ini termasuk dengan menyimak semua perkembangan dan perubahan yang terjadi pada bursa dan pasar modal.

Artikel Terkait

Baca Juga