Harga Saham UNVR Hari ini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on pinterest

Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Unilever merupakan perusahaan yang hadir untuk memenuhi kebutuhan hidup orang banyak. Berusaha menganalisa permintaan pasar dan terus melebarkan sayap ke berbagai aspek yang dibutuhkan oleh manusia sehari-hari.

Dengan komitmen terdepan perusahaan yang telah memiliki banyak anak cabang ini senantiasa konsisten memproduksi barang kebutuhan rumah tangga, seperti makanan, minuman, produk pembersih dan produk perawatan tubuh.

Histori: Sejarah Awal Berdirinya Unilever hingga Produknya Dapat Kita Nikmati Hari ini

Unilever adalah perusahaan jenis publik yang bergerak pada industri barang rumah tangga atau lebih tepatnya penunjang kegiatan rumah tangga. Seperti bahan makanan, minuman, alat pembersih hingga produk perawatan tubuh dan kulit.

Histori: Sejarah Awal Berdirinya Unilever hingga Produknya Dapat Kita Nikmati Hari ini

Perusahaan elite ini dirintis sejak tahun 1930 melalui penggabungan saham produsen sabun dan produsen margarin asal belanda. Diusung oleh beberapa founder diantaranya Antonius Johannes Jurgens, William Lever, James Darcy Lever, Samuel Van Den Berg dan Georg Schicht.

Produk awal yang diperdagangkan adalah margarin dan sabun yang keduanya berbahan baku kelapa sawit.  Selain di Belanda, kantor perusahaan juga terletak di London Inggris. Hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 400 produk merek yang tersebar di pasaran.

Menjadi perusahaan multinasional yang mengekspor produknya ke berbagai negara di penjuru dunia. Berdasarkan pembagian divisi, unilever terdiri dari divisi makanan, divisi minuman dan es krim, divisi perawatan rumah tangga dan divisi perawatan tubuh.

Visi Misi: Selalu Mempersembahkan yang Terbaik

Indonesia sebagai anak perusahaan Unilever memiliki visi untuk meraih rasa cinta dan penghargaan dari Indonesia dengan menyentuh kehidupan setiap orang Indonesia setiap harinya. Pernyataan visi tersebut selaras dengan visi Unilever plc sebagai perusahaan pusat. Antara lain untuk menambah vitalitas dalam kehidupan.

Lalu, visi tersebut berlanjut ke pemenuhan kebutuhan nutrisi dan kebersihan dan perawatan pribadi sehari-hari dengan merek yang membantu orang merasa baik. Produknya pun mendukung orang untuk berpenampilan baik, dan mendapatkan lebih banyak kehidupan. Landasan visi yang kuat tersebut menjadi fondasi bahwa perusahaan berusaha memuaskan pelanggan dalam berbagai aspek kehidupan.

Sedangkan misi yang menggerakkan perputaran industri produk mereka antara lain bekerja untuk menciptakan masa depan yang lebih baik setiap harinya dan menginspirasi orang-orang untuk membuat langkah perbaikan yang dilakukan setiap hari agar menjadi dampak besar kedepannya.

Visi dan misi yang terkandung dalam manajemen perusahaan telah dievaluasi secara berkala dan disetujui oleh dewan komisaris dan direksi.

Laporan Keuangan Terbaru Triwulan 4 Tahun 2019

Berdasarkan laporan terbaru keuangan Unilever Indonesia pada Triwulan 4 Tahun 2019, jumlah aset lancar perusahaan mencapai 8,530,334  dan aset tidak lancar yang berjumlah 12,119,037. Laporan tersebut berdasarkan hasil penjualan domestik sebesar Rp 30,8 triliun dan penjualan ekspor sebesar Rp 1,6 triliun.

Laporan Keuangan Terbaru Triwulan 4 Tahun 2019

Di luar perhitungan penjualan kategori spreads, perusahaan emiten bersandi saham UNVR ini membukukan penjualan domestik yang mencapai persentase 6,5% dibandingkan dengan periode di tahun sebelumnya.

Jatuh Bangun Perusahaan: Bertempur dengan Pergolakan Ekonomi Dunia Hingga Sukses

Menapaki perjuangan unilever sejak awal merintis hingga menjadi seperkasa saat ini merupakan perjuangan besar yang terus didorong dengan semangat, strategi dan tembakan yang pas mengena pada seluruh kalangan masyarakat. Berbagai produk yang menjadi pendamping penting dalam kehidupan sehari-hari telah membantu banyak orang.

Dimulai pada tahun 1920-1930an hadir di tengah pasar industri yang sedang bergerak maju, emiten ini mengenalkan dua produk pertamanya yaitu margarin dan sabun. Kemudian masuk pada dekade 1930an – 1940an dimana perusahaan ini mulai mengakuisisi saham perusahaan pemilik brand Birds Eye. Lalu resmi mengakuisisi Pepsodent di tahun 1944.

Tak selalu melangkah di atas yang mulus, perusahaan ini juga pernah mengalami penghentian produksi yang menyebabkan sahamnya melemah. Yaitu pada tahun 1930 an hingga 1940 an dimana tengah terjadi guncangan perang dunia II yang dampaknya juga dirasakan oleh berbagai industri dan negara lainnya. Namun usai perhelatan antar bangsa yang cukup mencekam perusahaan ini lantas bangkit dan kembali memegang kendali penuh atas pergerakan saham dan proses produksi untuk seluruh divisi produksi hingga mampu meluas ke berbagai negara.

Harga Saham Lainnya

Lihat Juga