Harga Saham BBRI Hari ini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on pinterest

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT

BBRI adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan dengan nama resmi Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Merupakan Bank milik BUMN yang didirikan pada tanggal 16 Desember 1895.

BBRI Bank Tertua di Indonesia yang Banyak Berjasa

Dengan sebuah kantor inspeksi pusat, persero ini menjangkau seluruh nasabahnya melalui 462 kantor cabang domestik. Tak hanya itu 609 kantor cabang pembantu pun disebar di berbagai wilayah. Disertai 984 kantor kas, 5.380 BRI unit serta 3.180 teras dan teras keliling.

Perusahaan ini memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan ekonomi negara sebagai peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan spesialisasi bidang perbankan BRI melayani masyarakat dengan pemenuhan kebutuhan simpan dan pinjam dana dengan proses mudah dan terpercaya. Emiten membuka penawaran saham perdananya pada tanggal 10 November 2003 dengan nominal Rp 500,- senilai harga Rp 875,-.

Visi dan Misi: Terkemuka Menunjang Perekonomian Masyarakat

Menjadi sebuah perusahaan perbankan terkemuka di Indonesia tentulah diimbangi dengan visi misi yang berkualitas. Dengan latar belakang sejarah perjalanan yang mengagumkan, entitas yang sangat berpengaruh ini mengusung visi untuk menjadi lembaga perbankan komersial yang terdepan dan memprioritaskan kepuasan nasabah.

Berjalan dengan visi yang diusung, perusahaan juga menyiapkan misi sebagai roda penggerak menuju apa yang dicita-citakan. Dengan bermisi menunjang pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah BBRI berfokus pada pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih baik. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

Sejarah: Sejak di Purwokerto Hingga Mengakuisisi Perusahaan

Raden Bei Aria Wirjaatmadja adalah pendiri BRI untuk pertama kalinya di tahun 1895 dan berpusat di Kota Purwokerto Jawa Tengah. Pada masa itu namanya bukalah Bank BRI sebagaimana yang dikenal masyarakat sekarang.

Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto adalah nama yang disematkan pertama kali. Lembaga keuangan memberikan pelayanan kepada warga pribumi Purwokerto. Selepas Indonesia bebas dari penjajahan di tahun 1946, BRI menjadi milik pemerintah yang turut memperjuangkan kemerdekaan RI.

 Kemudian sebab keadaan negara yang belum benar-benar pulih, BRI sempat menghentikan aktivitas perbankannya sampai tahun 1949 setelah perjanjian Renville dengan nama baru yakni Bank Rakyat Indonesia Serikat.

Lalu di tahun 1960-an BRI melakukan peleburan dengan dua lembaga keuangan yaitu Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) serta Nederlandsche Maatschappij (NHM). Sejak tahun 1992 pemerintah menetapkan peraturan status BRI menjadi perusahaan perseroan dengan kepemilikan saham yang dipegang penuh oleh pemerintah sebesar 100%.

Selanjutnya di tahun 2003 pemerintah melepaskan 30% sahamnya untuk dijual kepada publik dan merubah nama BRI menjadi Bank BRI persero Tbk hingga saat ini. Di tahun 2019 lalu, BBRI berhasil mengakuisisi Sarana NTT Ventura dan Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur.

Laporan Keuangan: Dari Upaya Stabilisasi Keuangan Hingga Relaksasi sebagai Respon terhadap OJK

Merupakan lembaga perbankan terkemuka di Indonesia tampilan laporan keuangan BBRI selalu menjadi sorotan publik sebagai acuan dan pengawasan banyak pihak terkait perkembangan emiten. Berdasarkan laporan triwulan terakhir di tahun 2019 BRI berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 22,17 triliun dengan hasil laba bersih Rp 9,59 triliun.

Laporan Keuangan Dari Upaya Stabilisasi Keuangan Hingga Relaksasi sebagai Respon terhadap OJK

Kabar yang beredar pasca penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu yang mengalami penurunan, ternyata berbarengan dengan informasi bahwa BRI merupakan salah satu perusahaan BUMN yang berhasil melakukan penjualan terbesar.

BRI juga tengah menyiapkan rencana buyback saham sebesar Rp 3 triliun sebagai keputusan relaksasi yang diberikan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dalam menghadapi penurunan IHSG. Nilai saham yang akan masuk dalam kategori buyback direncanakan tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal yang disetor. Dengan ketentuan minimal saham beredar adalah 7,5% dari modal yang disetor.

Jatuh Bangun: Berganti-Ganti Nama Namun Tetap Terdepan Melayani Negara

Sebelum seperkasa saat ini, BRI telah ditempa dan melewati banyak bebatuan yang menjadi saksi perjalanannya. Dibangun sejak masa penjajahan hingga diangkat sebagai lembaga perbankan milik negara setelah Indonesia merdeka.

BRI menjadi bank pertama yang dimiliki oleh BUMN dengan segenap jasanya untuk mengangkat perekonomian Indonesia. Beberapa kali mengalami perubahan nama hingga menjadi Bank Rakyat Indonesia di tahun 1968.

Di tahun 1973 Presiden menginstruksikan untuk mengubah Unit Desa BRI menjadi BRI Unit Desa dengan harapan dapat membantu lebih banyak masyarakat menengah ke bawah. Pada waktu itu berperan menyediakan Kredit Bimas sebagai penyokong program swasembada beras Indonesia pada tahun 1984.

Kredit Umum Pedesaan dan  Simpanan Pedesaan merupakan proyek pemerintah untuk mensejahterakan rakyat. Setelah begitu lama berjuang dalam perekonomian Indonesia, di tahun 2001 BRI sukses mencatatkan laba bersih terbesar sebagai bank di Indonesia dengan nominal senilai Rp 3,81 triliun yang dijuluki (The Most Profitable Bank).

Harga Saham Lainnya

Lihat Juga