Pengetahuan Indeks Saham Gabungan dan Istilah Terkaitnya

Saham Milenial – Indeks Saham Gabungan dikenal juga IHSG menjadi salah satu dari 40 indeks saham yang dimiliki Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks saham merupakan ukuran statistik yang mencerminkan keseluruhan pergerakan harga sekumpulan saham yang dipilih menurut kriteria serta metodologi tertentu. Bahkan, IHSG juga dievaluasi secara berkala.

Indeks Saham Gabungan Adalah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau disebut juga indeks saham gabungan adalah indeks yang mengukur kinerja harga seluruh saham. Saham yang dimaksud merupakan saham yang tercatat pada papan utama serta papan pengembangan Bursa Efek Indonesia.

Indeks saham dijadikan gambaran untuk mengamati kenaikan maupun penurunan pasar investasi global, dalam hal ini pasar saham di Indonesia. Fitur indeksasi saham bernama IHSG atau dikenal Indonesia Composite Index (ICI) diperkenalkan otoritas bursa efek pada 1 April 1983.

Keberadaan grafik indeks saham gabungan atau IHSG memudahkan pelaku pasar modal untuk mengamati keadaan pasar modal BEI secara real-time. Bahkan, pelaku pasar modal bisa melihat ringkasan kondisi pasar modal tersebut, tanpa harus menganalisis instrumen saham satu persatu.

Bisa dikatakan, IHSG memudahkan investor serta pihak berkepentingan lainnya untuk melakukan pengecekan kinerja instrumen investasi. IHSG juga dapat menjadi cerminan iklim investasi pada pasar modal Indonesia. 

Istilah-Istilah yang Terkait dengan IHSG

Istilah-Istilah yang Terkait dengan IHSG
Istilah-Istilah yang Terkait dengan IHSG

Ada beberapa istilah yang terkait dengan indeks saham gabungan, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI). Jadi, BEI merupakan gabungan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES).

Keduanya digabungkan untuk tujuan efektivitas operasional dan transaksi, jadi, tanggal 1 Desember 2007, mulai beroperasi sebagai Bursa Efek Indonesia. Istilah kedua adalah saham likuid, dalam lingkup IHSG, artinya saham yang mudah diperjualbelikan.

TRENDING NOW:  Cara Bermain Saham di Android Memudahkan Para Trader Untuk Mengoperasikannya

Ketiga, bubble yang menurut istilah ekonomi dipakai menggambarkan sangat cepatnya kenaikan harga saham (bisa dalam beberapa bulan saja). Keempat, fluktuasi yaitu naik dan turunnya harga saham, disebabkan mekanisme jual beli saham.

Kelima, portofolio saham pada indeks saham gabungan atau IHSG yaitu kumpulan aset investasi berupa saham milik perorangan maupun perusahaan. Keenam, likuiditas adalah ukuran jumlah transaksi saham pada pasar modal dalam periode tertentu.

Jika frekuensi saham yang diperjualbelikan semakin tinggi, maka likuiditas saham akan semakin tinggi. Ketujuh, buyback yaitu aksi pembelian kembali, saham-saham perusahaan yang telah dilepas ke publik.

Kedelapan, cut loss yaitu menjual kembali saham yang dimiliki dalam kondisi rugi, bertujuan menghindari kerugian lebih besar. Kesembilan, bullish adalah tren naik dan turunnya harga saham pada periode tertentu. Kondisi ini ditandai dengan optimisme maupun pesimisme para investor pada pasar saham.

Manfaat Indeks Harga Saham Gabungan

Indeks saham gabungan atau IHSG mempunyai sejumlah manfaat, seperti mengukur sentimen pasar dan benchmark untuk portofolio aktif. IHSG bisa dijadikan proksi dalam mengukur serta membuat model pengembalian investasi (return), risiko sistematis, serta kinerja yang disesuaikan risiko.

Apa saja Fungsi IHSG?

Apa saja Fungsi IHSG
Apa saja Fungsi IHSG (Sumber: bareksa)

Meskipun sudah disinggung sedikit, untuk lebih jelasnya, simak fungsi IHSG, sebagai berikut.

  1. Penanda Pergerakan Pasar

IHSG atau indeks saham gabungan mempunyai fungsi dasar yaitu penanda pada pergerakan saham. IHSG bisa dikatakan sebagai indeks pergerakan saham yang telah tercatat di BEI. Karena itu, IHSG menjadi cerminan dari semua kondisi saham pada pasar modal.

  1. Mengukur Tingkat Keuntungan

IHSG juga bisa mengukur tingkat keuntungan rata-rata investasi Anda.

  1. Tolak Ukur bagi Kinerja Portofolio
TRENDING NOW:  Sebelum Investasi, Pahami Cara Perhitungan Reksadana

Jika Anda telah mulai menjalankan investasi saham atau investasi reksadana, maka investor akan mempunyai portofolio yang dapat selalu dipantau. Portofolio merupakan himpunan aset investasi yang telah Anda miliki. Keberadaan IHSG menjadikan Anda mampu menilai seberapa baik portofolio yang dimiliki.

  1. Mengamati Perkembangan Ekonomi

Salah satu cara memperhatikan perkembangan ekonomi negara, bisa melalui IHSG. Memang banyak sekali faktor yang dapat diamati untuk mengukur perkembangan ekonomi negara. Tetapi, IHSG juga memiliki peranan sangat besar untuk menunjukkan perkembangan ekonomi di Indonesia.

  1. Acuan dalam Menjalankan Investasi

IHSG bisa dijadikan salah satu acuan untuk melakukan investasi bagi para investor. Nilai serta pergerakan dari IHSG akan menggambarkan secara jelas mengenai kondisi pasar. Dari hal tersebut, investor bisa mengambil kesimpulan, kapan waktu membeli atau menjual saham.

Jenis-Jenis IHSG

Singkatnya, IHSG merupakan indeks rata-rata dari seluruh emiten yang terdaftar. Bahkan, penggunaan IHSG dapat berdasarkan sektor tertentu maupun faktor tertentu, beberapa jenis dari IHSG seperti indeks harga saham sektoral.

Jadi, indeks harga saham sektoral adalah IHSG yang memakai nilai dari emiten di sektor tertentu. Contohnya, indeks harga saham pada sektor keuangan dan perbankan. Jadi, nilai yang digunakan yaitu seluruh nilai saham dari emiten yang bergerak pada sektor keuangan dan perbankan.

Ada sekitar sembilan sektor yang tercatat dalam BEI, seperti, pertambangan, industri dasar, pertanian, infrastruktur, aneka industri konsumsi. Sektor lainnya adalah properti, manufaktur, keuangan serta perdagangan.

Kedua, indeks syariah yaitu nilai saham gabungan yang emitennya adalah saham-saham yang bergerak secara syariah. Seluruh emiten dalam indeks ini, yang usahanya sesuai syariat Islam.

Jadi, emiten-emiten ini tidak boleh bertentangan dengan syariat Islam serta kegiatan usahanya. Ketiga, IHSG BUMN, jadi, indeks ini akan melihat bagaimana kinerja dari seluruh BUMN yang tercatat pada BEI. Indeks ini juga berisi seluruh afiliasi dari BUMN tersebut.

TRENDING NOW:  Pengertian Nilai Pasar Saham dan Cara Menghitungnya

Cara Kerja IHSG

Untuk mengetahui cara kerja IHSG atau indeks saham gabungan, maka bisa mengamati dari posisinya yang naik turun. Posisi itu dipengaruhi berbagai faktor, seperti berita ekonomi hingga aksi korporasi.

Contoh dari berita ekonomi yang mempengaruhi cara kerjanya, seperti, kondisi ekonomi Indonesia terganggu karena Covid-19.

Bagaimana Cara Menghitung IHSG?

Berdasarkan metodologi, perhitungan IHSG sama seperti cara menghitung indeks bursa saham lainnya di dunia. Jadi, perhitungannya memakai rata-rata berimbang berdasarkan jumlah saham pada bursa maupun Market Value Weighted Average Index.

Untuk mengetahui cara menghitung IHSG, Anda bisa mulai dengan mengetahui rumus indeks harga saham gabungan.

Indeks = (nilai pasar / nilai dasar) x 100

Nilai dasar merupakan kumulatif jumlah saham pada hari dasar dikali harga pada hari dasar.

Nilai pasar merupakan kumulatif jumlah saham yang tercatat dikali harga pasar.

Bagaimana Cara Membaca IHSG?

Mengetahui cara membaca tren pergerakan indeks saham gabungan menjadi penting, jika ingin menentukan keputusan-keputusan dalam berinvestasi saham. Dengan pergerakan tersebut, investor bisa mengetahui waktu yang tepat untuk membeli dan menjual saham.

Terkait cara membaca IHSG, Anda bisa melihat trennya apakah naik atau turun. Jika tren IHSG naik secara tajam dalam sehari, maka disarankan untuk menghindari beli saham pada momen tersebut.

Tetapi, ketika tren IHSG menurun tajam, Anda bisa melakukan pembelian saham, namun dengan melakukan analisis fundamental terlebih dahulu. Indeks saham gabungan atau IHSG adalah daftar indeks pasar saham yang tercatat serta digunakan BEI. IHSG ini akan berfluktuasi, bahkan, bisa mengalami penurunan, jika sentimen ekonomi nasional tengah goyah serta penuh ketidakpastian.

You May Also Like

Daftar Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Saham Milenial – Saat ini ada banyak perusahaan dari sektor manufaktur yang…

1 Lot Saham Berapa Lembar? Ternyata Ini Jawabannya

Saham Milenial – Dalam dunia investasi, seorang investor dituntut untuk mengetahui tentang…

Pengertian Nilai Pasar Saham dan Cara Menghitungnya

Saham Milenial – Nilai pasar saham atau market value adalah harga saham…

Contoh Notulen Rapat Umum Pemegang Saham

Saham Milenial – Membahas mengenai contoh notulen Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)…