Mengenal Jenis dan Pola Candlestick Saham dalam Berinvestasi

Saham Milenial – Jenis candlestick saham sudah menjadi salah satu hal penting yang perlu diketahui oleh para investor atau trader. Jenis candle atau candlestick yang ada saat ini sudah cukup beragam dan setiap jenisnya memiliki makna tersendiri. Jika butuh informasi mengenai candlestick, baca artikel ini sampai selesai ya.

Apa Saja Jenis Candle Saham?

Saat ini, jenis candle saham yang muncul sudah cukup beragam, dilihat dari bentuk dan maksudnya. Secara umum, candlestick atau candle saham dibagi dalam 3 kelompok, yakni candlestick single, double, dan triple.

  1. Candle Single

Candle single merupakan pola candle saham yang hanya terdiri dari satu ruas (pola tunggal) yang sangat mudah untuk dilihat. Candlestick saham yang termasuk dalam kategori ini terdiri dari 7 jenis, diantaranya Spinning Top, Marubozu, Hanging Man, dan Doji.

  • Spinning Top

Jenis pola candle saham yang satu ini memiliki body berukuran kecil dengan sumbu (shadow) atas dan bawah yang memanjang. Pola ini menandakan bahwa kondisi di antara para pelaku pasar sedang mengalami ketidakpastian. Jika Spinning Top muncul saat uptrend, maka saat itu sedang ada banyak pelaku pasar yang melakukan aksi ambil untung.

  • Marubozu

Selanjutnya ada Marubozu yang merupakan pola candle yang tidak memiliki sumbu (shadow) di bagian atas dan bawahnya. Jenis candle saham yang satu ini menandakan bahwa sedang ada sinyal pergerakan kuat dari pelaku pasar (pembeli atau penjual). Biasanya kondisi pasar ini bisa berlangsung hingga beberapa periode ke depan.

  • Doji

Doji merupakan pola candlestick yang menandakan bahwa pelaku pasar sedang berada dalam ketidakmampuan untuk memegang kendali. Atau dengan kata lain, Doji menjadi pola yang menunjukkan bahwa harga sebuah saham sedang mengalami konsolidasi.

TRENDING NOW:  Kode Broker Saham pada Lima Sekuritas Terbaik di Indonesia

Jika melihat pola ini, maka sebaiknya pelaku pasar melakukan wait and see, dan mencermati candle saham di hari berikutnya. Dilihat dari bentuknya, pola candle saham ini tidak jauh berbeda dengan pola spinning top, namun sedikit lebih kompleks.

  • Hammer

Seperti namanya, jenis candle saham ini memiliki bentuk menyerupai palu, dengan body kecil dan sumbu panjang ke bawah. Dalam kegiatan analisa saham, Hammer menjadi pola yang menjadi penanda sinyal bullish di saat pasar bearish. Dengan kata lain, pola Hammer menjadi sinyal pembalikan harga dari turun ke naik.

  • Hanging Man

Berikut ada pola Hanging Man yang merupakan kebalikan dari Hammer dengan bentuk yang mirip dengan pola Hammer. Namun bedanya, pola ini sering muncul saat uptrend, dan jika melihat pola Hanging Man, sebaiknya jangan terburu-buru mengambil sikapnya. Hal tersebut dikarenakan, pola candlestick ini memiliki tingkat akurasi yang tergolong rendah.

  • Inverted Hammer

Pola Inverted Hammer memiliki bentuk yang sama dengan pola Hammer, hanya saja sumbunya berada di atas. Pola ini bisa terjadi saat downtrend dan sering menjadi sinyal bahwa akan terjadi fenomena bullish. Adanya fenomena bullish yang digambarkan pola ini dikarenakan para pelaku pasar melakukan pembelian dengan tekanan dari pelaku profit taking.

  • Shooting Star

Jenis pola candle single yang terakhir adalah Shooting Star yang bentuk polanya sama dengan Inverted Hammer. Hal yang membedakan pola ini dengan pola Inverted Hammer adalah posisinya yang ada pada saat fenomena uptrend.pola Shooting Star bisa menjadi tanda bahwa harga saham atau komoditas akan memasuki fase downtrend.

  1. Candle Double
Candle Double
Candle Double

Selanjutnya ada jenis pola candle double yang hadir dengan dua ruas body candle, berbeda dengan candle single. Pola candlestick ini ada 3 jenis, namun pola yang paling terkenal adalah Bullish dan Bearish Engulfing yang bersifat menelan.

  • Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing
TRENDING NOW:  Pentingnya Tahu Banyak Tentang Indonesia Capital Market Directory

Pola Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing menjadi penanda akan terjadi fenomena uptrend atau downtrend. Fenomena uptrend ditunjukkan dengan candle bearish di bagian kiri yang bodynya lebih kecil daripada candle bearish di bagian kanan.

Sedangkan fenomena downtrend ditunjukkan dengan candle bearish di bagian kanan bodynya lebih besar daripada candle bullish di bagian kiri. Karena terdiri dari 2 ruas body candle, maka Anda harus lebih teliti saat melihat jenis candle saham ini.

  • Tweezer Bottoms dan Tweezer Tops

Selanjutnya ada pola Tweezer Bottoms dan tops yang menjadi tanda fenomena harga naik dan turun. Tweezer Bottoms memiliki bentuk seperti pola Hammer dan menjadi tanda terjadinya kenaikan harga. Sedangkan Tweezer Tops memiliki pola seperti pola Shooting Star dan menjadi tanda terjadinya penurunan harga.

  • Harami

Pola candle double yang terakhir adalah pola Harami yang candlestick kirinya lebih besar dibandingkan candlestick kanan. Pola ini menjadi tanda terjadinya perubahan tren dan seberapa kuat perubahan tren tersebut. semakin kecil candle kanan, semakin besar pula perubahan tren yang terjadi. Sedangkan semakin kecilnya candle kiri, semakin kuat potensi perubahan tren.

  1. Candle Triple

Selanjutnya ada candle triple yang terdiri dari 3 ruas candlestick dan memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi. Pola candle saham yang satu ini sering digunakan oleh para investor atau trader dalam membaca tren pasar.

  • Evening dan Morning Star

Evening dan Morning Star menjadi jenis candlestick saham yang muncul di bagian tengah pola Doji, ataupun small/long candle. Pola Morning Star terjadi saat fenomena downtrend dan menjadi tanda waktu yang tepat untuk melakukan pembelian saham. Sedangkan pola Evening Star menjadi tanda waktu yang tepat untuk menjual saham.

  • Three White Soldiers dan Three Black Crows
TRENDING NOW:  Daftar Saham Syariah Terbesar di Indonesia

Pola Three White Soldiers dan Three Black Crows menjadi tanda konfirmasi bullish atau bearish. Kehadiran Three White Soldiers ditandai dengan adanya tiga candle bullish yang muncul setelah fenomena downtrend. Sedangkan pola Three Black Crows muncul ditandai dengan adanya tiga bearish saat fenomena uptrend.

  • Three Inside Up dan Three Inside Down

Jenis candlestick saham terakhir dalam kelompok candlestick triple adalah Three Inside Up dan Three Inside Down. Pola Three Inside Up biasa terjadi saat fenomena downtrend, sedangkan Three Inside Down terjadi saat fenomena uptrend. Dengan kata lain, jenis pola ini menjadi tanda adanya perubahan tren harga.

Manfaat Mengetahui Jenis Candlestick Saham

Manfaat Mengetahui Jenis Candle Saham
Manfaat Mengetahui Jenis Candle Saham

Perlu diketahui, terdapat banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika berhasil mengetahui jenis candle saham. Jika mengetahui jenis candlestick dalam analisa saham, Anda bisa lebih mudah dalam menganalisa pergerakan harga. Anda hanya perlu memperhatikan bentuk body dari candlestick yang muncul untuk mengetahui keadaan pasar dan harga saham.

Selain itu, dengan mengetahui jenis candlestick dalam analisa saham, hasil analisa jadi lebih akurat. Hal tersebut dikarenakan, pola candlestick bisa digunakan dengan beberapa indicator sekaligus, serta menggunakan opening, high, low, dan closing price.

Sebagai seorang investor atau trader, Anda harus mengetahui jenis candlestick saham supaya bisa lebih mudah memahami pergerakan harga saham. Semoga informasi ini bisa membantu Anda untuk lebih mengenal apa saja jenis candlestick saham serta berbagai manfaat pentingnya.

You May Also Like

Daftar Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Saham Milenial – Saat ini ada banyak perusahaan dari sektor manufaktur yang…

1 Lot Saham Berapa Lembar? Ternyata Ini Jawabannya

Saham Milenial – Dalam dunia investasi, seorang investor dituntut untuk mengetahui tentang…

Pengertian Nilai Pasar Saham dan Cara Menghitungnya

Saham Milenial – Nilai pasar saham atau market value adalah harga saham…

Contoh Notulen Rapat Umum Pemegang Saham

Saham Milenial – Membahas mengenai contoh notulen Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)…