Cara Membeli Saham di Bursa Efek Indonesia

Cara Membeli Saham di Bursa Efek Indonesia
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on pinterest

Saham Milenial – Saham menjadi salah satu instrument investasi yang banyak diminati karena berbagai keuntungan yang ditawarkan. Bukan hanya itu, berinvestasi saham juga sangat mudah bahkan kini bisa dilakukan secara online. Namun seringkali menjadi pertanyaan bagi investor pemula adalah cara memulainya, bagaimana cara membeli saham di Bursa Efek Indonesia dan hal-hal apa saja lainnya yang dibutuhkan saat berinvestasi. Jika anda masih pemula dalam bermain saham, tak perlu khawatir. Berikut ini kami rangkum panduan membeli saham yang mudah untuk dipahami.

Membuat Rekening Saham

Hal pertama yang harus anda persiapkan sebelum membeli saham adalah membuka rekening saham atau akun saham. Anda bisa membuatnya di salah satu perusahaan sekuritas yang terpercaya, teknik membuka rekening saham pun juga sangat mirip seperti pembukaan rekening tabungan. Saat ini bukanlah hal yang sulit untuk menemukan perusahaan sekuritas bahkan jumlahnya mencapai lebih dari 100 perusahaan di Indonesia. ada beberapa yang dimiliki oleh pemerintah (BUMN), ada yang dimiliki perusahaan swasta nasional, dan ada yang merupakan milik perusahaan asing. Beberapa diantaranya seperti Mandiri Sekuritas (CC), BNI Sekuritas (NI), Danareksa Sekuritas (OD), dan masih banyak lainnya. Untuk pembuatan rekening saham bisa dilakukan secara offline maupun online.

Membuka Rekening Saham Secara Offline

Untuk membuka akun saham secara offline, anda bisa mendatangi langsung kantor cabang dari perusahaan sekuritas yang anda pilih. Pada saat akan membukan rekening saham, ada beberapa data-data yang dibutuhkan antara lain adalah:

  • Fotokopi identitas diri
  • Data alamat tempat tinggal
  • Fotokopi rekening tabungan
  • Data usaha atau pekerjaan
  • Data ahli waris

 

Membuka Rekening Saham Secara Online

Jika anda tidak memiliki waktu untuk mengujungi kantor cabang salah satu perusahaan sekuritas, anda pun bisa membuka rekening saham secara online. Hanya dengan menggunakan laptop atau komputer maupun smartphone, kini anda bisa membuka rekening saham dimanapun dan kapanpun. saat ini ada beberapa perusahaan sekuritas yang telah menyediakan fasilitas pembuatan rekening saham secara online dan jangan lupa pula untuk mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dalam bentuk soft file untuk melengkapi persyaratan pembuatan rekening saham.

Menyetor Saldo Pertama

Setelah anda berhasil membuka akun rekening saham, maka tahap selanjutnya adalah anda harus menyetorkan sejumlah dana untuk saldo pertama yang ada di dalam rekening saham. Bisa dikatakan jika dana tersebut nantinya akan menjadi modal investasi. Untuk besaran setoran pertama tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan sekuritas. Umumnya mulai dari Rp 1.000.000 hingga puluhan juta rupiah. Biasanya perusahaan sekuritas asing mempunyai persyaratan saldo pertama yang terbilang lebih tinggi. Jika anda sudah menyetorkan dana untuk saldo pertama, maka akun rekening saham anda dapat diproses dan anda bisa menjadi bagian dari pasar modal sebagai investor.

Anda bisa menyetor dana secara tunai maupun transfer melalui rekening pribadi ke RDI. Setelah setor dana awal telah dilakukan, anda tinggal menunggu ID, Password, dan Pin agar bisa log in ke akun saham. Selain itu nantinya anda juga akan mendapat kartu akses KSEI.

Pilih Saham Yang Akan Dibeli

Cara membeli saham di bursa efek Indonesia selanjutnya adalah anda harus membeli saham manakah yang akan dibeli. Namun anda tidak bisa asal memilih, tujuan anda dalam membeli saham tentunya yang bisa mendatangkan keuntungan besar bagi investasi yang anda jalankan. Dalam membeli saham, dibutuhkan analisa-analisa mengenai kondisi perusahaan tersebut apakah perusahaan dalam kondisi sehat, berkembang, memiliki keuntungan yang selalu meningkat dan lainnya. Inilah yang dikenal sebagai analisa fundamental.

Disamping itu, sebagai investor anda juga perlu memperhatikan timing yang tepat dengan melihat grafik harga saham. Apakah tepat untuk membeli saham tersebut sekarang atau harus menunggu beberapa hari lagi. Inilah yang disebut sebagai analisa teknikal. Karena itulah pentingnya untuk mempelajari analisa-analisa dalam investasi saham agar anda bisa menentukan strategi yang tepat.

Mulai Membeli Saham

Setelah anda melakukan riset dan analisa mengenai saham mana yang akan dibeli, maka kini langkah selanjutnya adalah membeli saham. Untuk membeli saham, ada 2 pilihan cara yang bisa dilakukan. Baik melalui broker atau pialang saham atau membeli langsung secara online.

Melalui Broker atau Pialang Saham

Membeli saham melalui broker atau pialang saham adalah cara yang sering dilakukan saat akan membeli saham. Hal ini karena cara ini terbilang mudah, anda bisa memberikan perintah kepada pialang atau broker saham dan perintah membeli bisa dilakukan melalui telpon atau via komunikasi lainnya maupun langsung saat berada di kantor pialang.

Melalui Online (Langsung Input Sendiri)

Melalui Online
Melalui Online (Langsung Input Sendiri)

Selain melalui broker atau pialang, anda bisa membeli saham secara online atau langsung input sendiri. Memasukkan order pembelian saham online bisa dilakukan dengan Trading Saham Online System ataupun Aplikasi Jual Beli Saham. Umumnya pialang atau broker sudah menawarkan maupun fasilitas online seperti ini untuk memudahkan nasabah untuk memasukkan order beli maupun order jual secara langsung. Fasilitas ini merupakan sistem software yang harus diinstal terlebih dahulu, bisa di perangat komputer PC maupun smartphone atau tablet.

Fungsi aplikasi trading saham ini tak hanya untuk membeli ataupun ingin menjual saham. Anda pun juga bisa memantau pergerakan saham melalui aplikasi ini. Setiap harinya, transaksi jual beli saham yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00-12.00 WIB (sesi pertama) dan pukul 13.30-16.15 WIB (sesi kedua).

Di aplikasi tersebut akan ada tampilan mengenai semua harga jual dan beli saham dari berbagai perusahaan yang sudah bergabung dalam pasar modal. Hal ini pun juga dilengkapi dengan grafik perkembangan harga dengan persentase kenaikan dan penurunannya. Saham sebuah perusahaan akan dijual menggunakan kode 4 huruf capital. Misalnya saja saham Bank BCA dijual dengan kode BBCA.

Lalu bagaimana cara membeli saham melalui aplikasi?

Sangat mudah, untuk pembeliannya nantinya aplikasi akan menunjukkan harga berapa saham per lembarnya. Anda tinggal klik buy dan masukkan berapa jumla lot nya. Untuk minimal pembelian saham adalah 1 lot, yaitu 100 lembar.

Jika anda sudah yakin ingin membeli saham dari perusahaan A, maka nantinya anda akan diminta memasukkan kode pin terlebih dahulu. Dan setelah transaksi beli yang dilakukan berhasil maka nantinya akan muncul notifikasi jika anda sudah memiliki saham di perusahaan tersebut. Mudah bukan?

Apa Yang Dilakukan Setelah Membeli Saham?

Apa Yang Dilakukan Setelah Membeli Saham
Apa Yang Dilakukan Setelah Membeli Saham?

Setelah anda membeli saham perusahaan yang anda inginkan, maka langkah selanjutnya adalah sesuai strategi yang digunakan. Berapa lama anda ingin keep saham tersebut dan kapankan waktu anda ingin menjualnya. Semuanya harus anda sesuaikan dengan analisa dan kondisi pasar. Bukanlah hal yang sulit kini untuk membeli saham di Bursa Efek Indonesia. Bahkan semuanya kini bisa mudah dilakukan secara online. Sehingga tentunya ini akan lebih memudahkan anda untuk berinvestasi saham. Yang terpenting dalam berinvestasi saham disini adalah anda memahami konsep investasi yang dilakukan beserta analisa yang harus dilakukan untuk menentukan strategi yang tepat saat berinvestasi.

Artikel Terkait

Baca Juga