Berapa Modal Minimal yang Dibutuhkan untuk Hidup dari Trading Investasi Saham

Saham Milenial – Berapa modal minimal yang dibutuhkan untuk hidup dari Trading/Investasi Saham – Trading for living, sebuah istilah yang populer dan “legendaris bagi kalangan praktisi di pasar modal, entah itu trader maupun investor. Trading for living sendiri bagi sebagian orang seakan menjadi sebuah pencapaian tersendiri, dimana pada kondisi tersebut mereka benar-benar bisa hidup hanya dari jual-beli saham saja tanpa ada sumber pendapatan lain. Sebuah kondisi yang menggambarkan bahwa seseorang telah benar-benar bebas tanpa ikatan jadwal pekerjaan yang padat dan mempunyai banyak waktu luang untuk keluarga maupun untuk jalan-jalan dan nongkrong tanpa dibatasi waktu.

Dan gambaran menyenangkan seperti itulah yang menjadi motif kebanyakan orang untuk terjun berinvestasi ataupun trading di pasar modal, dengan harapan nantinya mereka akan bisa hidup hanya dari hasil trading dan investasi mereka di saham. Bebas, dan tidak terikat oleh apapun, baik pekerjaan maupun hal lain seperti waktu dll.

Namun yang menjadi pertanyaan.. dan mungkin banyak ditanyakan oleh mereka calon investor/trader yang baru ingin memulai untuk trading ataupun investasi di pasar modal, khususnya saham ini adalah :

Bisakah kita benar-benar hidup hanya dari trading / Investasi di saham (Trading for Living) ? Jika memang bisa, berapakah modal yang dibutuhkan untuk hidup dari trading/Investasi di saham yakni Trading For Living tersebut? Ok.. sebelum kita bahas lebih lanjut, ada baiknya jika kita pahami resikonya terlebih dahulu.. Jika belum, silahkan baca artikel kami tentang resiko investasi saham berikut.
Ok..!! Jika sudah memahami resiko dari berinvestasi di saham, mari sekarang kita bahas 2 pertanyaan di atas.

Pertama, Bisakah kita benar-benar hidup hanya dari Investasi dan Trading di saham (Trading for Living) ?

Pertama, Bisakah kita benar-benar hidup hanya dari Investasi dan Trading di saham (Trading for Living)
Trading for Living

Yuk kita bahas, saya tidak akan menjawab bisa atau tidak, karena ada begitu banyak hal yang mempengaruh keberhasilan dari trading dan investasi itu sendiri, salah satunya faktor dari dalam diri  investor dan trader itu sendiri, seperti psikologi trading risk profile dll. Dimana hal inilah yang menjadikan tingkat keuntungan maupun persentase keberhasilan trading dan investasi tiap orang akan berbeda-beda pula tergantung dari trading style dan time frame yang mereka ambil.

TRENDING NOW:  Penjelasan Order Book Saham Hingga Tips Raih Profit dalam Investasi Saham

Jadi kalau begitu bagaimana jawabannya bisa atau tidak?

Seperti yang sudah saya katakan di atas, saya tidak akan menjawab bisa atau tidak hidup hanya dari hasil trading ataupun investasi saham yang populer dengan istilah trading for living tersebut. Namun saya akan memberikan contoh tentang beberapa orang yang hidupnya hanya hasil trading dan investasi di saham, yakni : Warren Buffet, Jesse Livermore, George soros, Lo kheng hong, dll.

Silahkan simpulkan sendiri “Wah itu sih orang-orang “hebat” yang sudah sukses semua modal juga ada, besar lagi” Mungkin diantara kita ada yang bergumam seperti itu?
Yup.. tepat sekali, tapi kita juga tahu bahwa mereka memulai itu dari nol, warren buffet bahkan memulai berinvestasi saham sejak berumur 11 tahun dan jesse livermore memulai karir tradingnya dari sebatas Bucket Shop dengan modal yang minim.
“Jadi klo begitu bisa kan hidup dari hasil trading dan investasi saham?” Bisa saja..namun jangan berharap jik kita langsung bisa trading for living di bulan atau tahun pertama kita terjun di pasar modal..

Karena jika kita mau membaca sedikit cerita para investor dan trader sukses di atas kita akan tahu butuh pengetahuan dan pengalaman yang tidak sedikit untuk mencapai pencapaian di atas. So.. butuh effort lebih jika kita ingin benar-benar dapat hidup hanya dari hasil trading ataupun invesasi saham. Jadi buang jauh-jauh pikiran bahwa kita bisa jadi full trader secara instan tanpa perngorbanan modal uang (capital loss) dan juga waktu.

Kuncinya adalah sabar, tekun, ulet, dan jangan pernah berhenti belajar

Kuncinya adalah sabar, tekun, ulet, dan jangan pernah berhenti belajar
Kunci sukses jangan berhenti belajar

Kedua, berapa modal yang dibutuhkan untuk dapat hidup dari hasil trading atau investasi di saham? Jika kita merunut mereka yang telah sukses mungkin kita telah mengetahui bahwa mereka memulai semua itu dengan modal yang sangat minim, dimana modal tersebut semakin lama akan semakin bertambah seiring keberhasilan/ kesuksesan trading dan investasi mereka, itupun tentunya setelah melalui beberapa kegagalan dan kesalahan analisa yang mereka lakukan.

Namun jangan langsung menyimpulkan bahwa dengan modal minim kita bisa langsung bisa menjadi fulltime trader ataupun fulltime investor yang menggantungkan hidupnya hanya dari hasil investasi di saham. Walaupun beberapa full time trader maupun investor di atas yang saya sebutkan memulai modal investasi / trading saham pertamanya dengan modal minim, namun perlu di pahami juga bahwa mereka juga tidak bisa langsung hidup hanya dari hasil investasi dan tradingnya di awal mereka memulai trading dan investasinya tersebut.

TRENDING NOW:  12 Aplikasi Trading Saham Online Terpercaya untuk Pemula

Butuh proses cukup panjang yang harus dilalui dan waktu yang tidak sebentar sebelum mereka benar-benar dapat hidup dari hasil trading maupun investasi sahamnya tersebut.
Pertanyaannya.. Siapkah kita melalui proses tersebut? Dan sabarkah kita melalui prosesnya step by step untuk menemukan trading style, psikologi dll yang notabene membutuhkan waktu yang tidak sebentar? Silahkan jawab dulu pertanyaan di atas? Tanyakan pada diri kita masing-masing.

Jika sudah.. dan katakanlah kita sudah siap secara pengetahuan, psikologi maupun pengalaman yang cukup kemudian kembali ke pertanyaan inti “ Berapakah modal yang diperlukan untuk bias hidup dari trading / investasi saham? “ Ok.. Saya tidak bisa menyebut angka pasti, namun saya akan memberi sedikit wacana yang bias menjadi pertimbangan kita dalam menentukan berapa modal ideal dalam trading for living.

Salah satunya yakni tentang berapa time frame investasi kita ?

Jika Time frame investasi saham kita adalah hitungan harian atau mingguan dan paling lama sekitar 1 bulan, dan kita ingin hasil keuntungan dari investasi tersebut bisa kita nikmati tiap bulan untuk biaya hidup maka: “tentukan dulu berapa biaya hidup yang kita butuhkan per bulan ?“ Katakanlah dalam 1 bulan kita butuh 5 juta sebagai biaya hidup, maka keuntungan trading kita dalam 1 bulan tentu minimal juga harus 5juta. Jadi sekarang yang jadi pertanyaan berikutnya adalah berapa keuntungan minimal yang dapat dicapai dari trading saham dengan asumsi yang konservatif dalam satu bulan?

Menurut pengalaman penulis pribadi, hasil “minimal” yang dapat kita peroleh dari trading saham dengan time frame dibawah 1 bulan berkisar antara 2%-3%. Lupakan dulu cerita tentang saham yang mampu naik berpuluh-puluh persen bahkan sampai 100% lebih dalam satu bulan. Karena hal tersebut tidak dapat menjadi acuan bahwa kita bisa pasti dan rutin menemukan saham-saham seperti itu tiap bulan.

Intinya jika kita harus mampu mengukur seberapa besar tingkat keberhasilan dari target yang kita tetapkan tersebut, dimana dalam hal ini adalah target keuntungan dari trading. Seberapa mudah target tersebut dicapai, karena tujuan utama kita adalah hidup dari hasil trading dengan kebutuhan hidup 5jutaan maka tentunya target tersebut akan mudah dicapai dengan prosentasi 2% di atas tentunya.

Kita mungkin bisa menghasilkan 5juta perbulan dengan modal yang lebih sedikit, katakanlah 50juta, namun tentu tingkat kesulitan dalam pencapaian targetnya tersebut akan lebih tinggi, apalagi jika kita dituntut untuk menghasilkan senilai 5juta tersebut rutin tiap bulan, tentu akan sulit karena prosentase keberhasilannya tentu lebih kecil. Bandingkan dengan target keuntungan pertama yang persentase keuntungan yang ditargetkan hanya 2%, tentu akan lebih mudah dan ringan mencapainya secara rutin tiap bulan. Jikalaupun melebihi dari itu tentu akan menjadi bonus yang lumayan besar dan menjanjikan tentunya.

TRENDING NOW:  Cara Withdraw Saham yang Perlu Anda Ketahui

Namun karena yang kita ambil tersebut adalah angka konservatif

Untuk mencari titik aman agar bisa menghasilkan rutin tiap bulan untuk biaya hidup dan lain-lain, maka yang sebaiknya kita ambil sebagai target keuntungan adalah 2% per bulan.
Dan itu berarti jika kita butuh 5 juta perbulan, dan keuntungan minimal perbulan adalah 2% maka modal yang kita perlukan adalah 250juta. YUP!! Kurang lebih sekitar 250 JUTA!!!
Angka tersebut bisa kurang , namun bisa juga lebih, tergantung dari kebutuhan hidup anda tiap bulan berapa? Berapa target keuntungan yang ingin anda dapatkan tiap bulan.

Jika 10jt maka modal sekitar 500juta, jika 20jt maka 1Milyar dand seterusnya, tinggal sesuaikan dengan berapa target anda tiap bulannya. Lalu bagaimana dengan yang mempunyai time frame investasi di atasnya, katakanlah 3 bulan – 6 bulan atau <1 tahun. Sebenarnya hampir sama dengan yang saya bahas di atas, untuk menentukan berapa modal yang kita butuhkan untuk bisa hidup dari trading / investasi saham ini, yakni tentukan dulu berapa kebutuhan kita tiap bulan atau dalam setahun dan jadikan hal tersebut untuk menentukan target keuntungan yang kita inginkan dari trading di saham tersebut.

Sebagai contoh kebutuhan kita dalam 1 bulan adalah 5 juta

Dalam setahun adalah 60juta, maka modal ideal dan minimal yang harus kita siapkan yakni dengan mengacu pada pertumbuhan rata-rata IHSG per tahun, dimana sekitar 20% pertahun. Kenapa pertahun? Karena untuk menghindari pergerakan harga yang tidak terduga karena volatilitas yang tinggi. Dan dengan waktu 1 tahun pula maka target keuntungan tersebut lebih mudah dicapai. Dibandingkan jika kita menarget 6 bulan bahkan 3 bulan, tentu target dengan tingkat pengembalian 20% menjadi lebih mudah dicapai dengan persentase0 1keberhasilan yang cukup besar.

Namun karena mengalahkan IHSG ataupun menyamai kinerjanya bukan perkara mudah maka alangkah bijaksananya jika kita menentukan target dibawahnya, untuk sekedar berusaha memastikan bahwa hasil dari investasi maupun trading saham benar-benar mampu untuk hidup.

Katakanlah kita ambil 15%, maka modal aman yang kita butuhkan untuk trading dengan kebutuhan pertahun 60juta adalah sekitar 400juta. Angka ini akan memberikan tingkat keamanan karena mudah tercapainya target keuntungan tersebut.

Semoga artikel diatas bisa menjawab semua pertanyaan teman-teman, pembaca sekalian tentang berapa modal minimal untuk trading saham untuk bisa menjadi fulltime trader dan hidup dari hasilnya.

Leave a Reply
You May Also Like

Daftar Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Saham Milenial – Saat ini ada banyak perusahaan dari sektor manufaktur yang…

1 Lot Saham Berapa Lembar? Ternyata Ini Jawabannya

Saham Milenial – Dalam dunia investasi, seorang investor dituntut untuk mengetahui tentang…

Pengertian Nilai Pasar Saham dan Cara Menghitungnya

Saham Milenial – Nilai pasar saham atau market value adalah harga saham…

Contoh Notulen Rapat Umum Pemegang Saham

Saham Milenial – Membahas mengenai contoh notulen Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)…