Balance Sheet adalah nama lain dari neraca saldo. Balance Sheet sangat penting karena merupakan salah satu laporan yang wajib ada untuk mengetahui pengelolaan keuangan dalam perusahaan.

Hal yang dimaksudkan mencakup aset, ekuitas serta kewajiban. Biasanya Balance Sheet dibuat per waktu periode tertentu agar lebih mudah saat dilihat.

Sesuai namanya, neraca saldo terdiri dari dua sisi yang berbeda, yakni kanan dan kiri. Hal ini dimaksudkan sebagai pembeda akun yang akan dihitung untuk mengetahui hasilnya secara lebih akurat.

Sisi kanan dan kiri dalam neraca saldo memiliki akun yang berbeda. Nantinya jumlah kedua sisi ini harus seimbang (balance) agar benar-benar menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan berjalan dengan baik.

Bila neraca saldo tidak atau gagal dibuat, maka hal tersebut akan mempengaruhi semua lapisan di dalam perusahaan. Kemudian akan membuat pengambilan kebijakan menjadi salah dan merugikan perusahaan.

Sebab fungsi utama dari Balance Sheet atau neraca saldo ialah sebagai gambaran umum keadaan keuangan dalam perusahaan. Mencakup pengelolaan dan analisis kesehatan keuangan di dalamnya, apakah baik atau tidak.

Keuntungan Balance Sheet

Jika kesehatan keuangan perusahaan tidak baik, maka investor pun akan ragu untuk menanamkan modalnya. Sehingga hal ini akan menghambat kinerja perusahaan dan berdampak negatif.  Manfaat atau keuntungan dari Balance Sheet adalah sebagai berikut.

TRENDING NOW:  Inilah Daftar Perusahaan BUMN dan Ciri Masing-masing Bidangnya

1. Efisiensi

Efisiensi yang disebutkan, yaitu mengenai kesinambungan antar laporan keuangan atau yang terkait. Misalnya saja dengan rasio aktivitas atau yang lain.

Selain itu efisiensi yang dilakukan akan meningkatkan citra perusahaan sehingga banyak investor yang akan tertarik.

2. Likuiditas

Likuiditas merupakan hal yang penting bagi suatu perusahaan. Patokannya adalah jumlah aktiva lancar harus lebih daripada kewajiban lancar.

3. Tingkat Pengembalian

Pengembalian yang terkait yaitu misalnya Laba Bersih, Return on Invested Capital dan lain sebagainya. Jika pengembalian dilakukan dengan baik maka akan meningkatkan kesan perusahaan.

4. Leverage

Dalam neraca, penilaian leverage dilakukan berdasarkan beberapa hal. Yaitu misalnya komparasi hutang dengan ekuitas yang ada.

TRENDING NOW:  Pengertian Kepemilikan Institusional Beserta Lembaga

Aturan Membaca Balance Sheet

Banyak yang belum mengetahui bahwa membaca Balance Sheet memiliki beberapa ketentuan. Antara lain yaitu mengetahui apa saja akun terkait yang ada di dalamnya. Yang harus diperhatikan dalam Balance Sheet yaitu Aset Lancar, Aset Tidak Lancar, Kewajiban Lancar dan Kewajiban Tidak Lancar. Inilah ulasannya.

1. Aset  Lancar

  • Uang Tunai
  • Piutang
  • Inventaris

2. Aset Tidak Lancar

  • Aset Tidak Berwujud
  • Properti

3. Kewajiban Lancar

  • Hutang
  • Wesel/Hutang Lancar

4. Kewajiban Tidak Lancar

  • Hutang Jangka Panjang
  • Hutang Obligasi

Contoh Balance Sheet

Di bawah ini adalah contoh sederhana dari Balance Sheet. Berikut ini adalah salah satu contoh Balance Sheet yang cukup sederhana.

PT Sentosa

Neraca

Per 31 Desember 2017

Aktiva   Aktiva Lancar   Kas Piutang   Jumlah Aktiva Lancar     Aktiva Tetap   Peralatan 10.000.000   Ak. Penyusutan (5.000.000)   Jml Aktiva Tetap         (Rp)        25.000.000 3.500.000   28.500.000                 5.000.000Kewajiban       Utang Gaji Utang Usaha   Modal Modal Harian(Rp)       6.000.000 15.000.000     2.500.000  
Jumlah Aktiva23.500.000Jumlah Kewajiban dan Modal23.500.000

Dari contoh Balance Sheet di atas dapat diketahui beberapa akun yang digunakan dalam pembuatan. Beserta letaknya yang berbeda, tergantung dari jenis akun tersebut.

TRENDING NOW:  Daftar Perusahaan Ekspor Impor Terbesar di Indonesia

Hal yang harus diperhatikan adalah jumlah dari sisi kanan dan kiri harus sama atau seimbang. Karena bila tidak, berarti terdapat kesalahan perhitungan di dalamnya dan harus segera dicek kembali.

Bisa jadi terjadi salah peletakan akun, penjumlahan, pengurangan dan sebagainya. Pastikan bahwa semua tata letak akun benar terlebih dahulu, kemudian masukkan angka dengan hati-hati.

Sebab selisih satu angka saja akan berpengaruh pada hasil perhitungan akhir pada Balance Sheet nantinya. Jika demikian, maka Anda harus mengulang lagi dari awal.

Contoh Balance Sheet di atas merupakan contoh sederhana, tapi untuk ukuran sebuah perusahaan biasanya akan terdapat lebih banyak akun di dalamnya. Hal ini benar-benar memerlukan perhatian khusus sebab akan meningkatkan tingkat kesulitannya.

Kesimpulan

Balance Sheet sangat penting dalam pengaruh kebijakan dalam suatu perusahaan. Sebab semua harus dihitung satu per satu secara cermat dan rinci.

Tujuan dari pembuatan Balance Sheet adalah untuk mengetahui bahwa kondisi keuangan perusahaan dalam keadaan baik. Sehingga ke depannya, perusahaan bisa mengambil keputusan untuk meningkatkan hasil yang ada dalam suatu periode. Membuat Balance Sheet juga harus dilakukan dengan teliti, sebab kesalahan sekecil apapun akan berdampak pada hasil akhir.  Suatu Balance Sheet dikatakan baik bila sisi kanan dan kirinya memiliki jumlah yang seimbang.

You May Also Like

Perusahaan Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia

Saham Milenial – Perusahaan makanan dan minuman termasuk dalam sektor industri manufaktur…

Apa itu Real Estate? Berikut Pengertian dan Contohnya

Saham Milenial – Real estate adalah sebuah istilah yang memiliki terjemahan lahan…

Daftar Perusahaan Ekspor Impor Terbesar di Indonesia

Saham Milenial – Perusahaan ekspor impor terbesar di Indonesia dalam waktu 6…

Tujuan Perusahaan, Bagaimana Mengolah Tujuan Dengan Terukur dan Kompeten

Saham Milenial – Tujuan perusahaan merupakan dasar yang melandasi pembentukan suatu perusahaan.…