Mengenal Bursa Efek Indonesia sebagai Lembaga Penting dalam Investasi Saham

Mengenal Bursa Efek Indonesia Sebagai Lembaga Penting Dalam Investasi Saham

Saham Milenial – Dalam berinvestasi saham, Bursa Efek Indonesia atau yang dikenal sebagai IDX merupakan hal yang tidak bisa terpisahkan dalam kegiatan investasi saham di Indonesia. Bahkan hingga saat ini, tercatat lebih dari 1 juta investor yang bergabung dalam pasar modal Indonesia. Sangat penting bagi investor untuk memahami tentang Bursa Efek Indonesia, yang mana lembaga ini sangat penting dalam kegiatan saham di Indonesia.

Mengenal Bursa Efek Indonesia

Setiap negara memiliki bursa efeknya masing-masing yang berperan penting dalam investasi saham. Di Indonesia sendiri, terdapat Bursa Efek Indonesia (BEI) atau yang dikenal IDX (Indonesia Stock Exchange). Bursa Efek Indonesia merupakan lembaga pemerintah yang memiliki peran sebagai penyelenggara bursa, ini artinya Bursa Efek Indonesia berfungsi memfasilitasi perdagangan efek yang ada di Indonesia. Saat ini Bursa Efek Indonesia bertempat di Gedung Bursa Efek Indonesia, tepatnya di kawasan Niaga Sudirman, Jl. Jenderal Sudirman 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bursa efek Indonesia adalah bursa resmi yang ada di Indonesia, sehingga perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan go public di Indonesia tentunya harus melalui lembaga BEI ini. BEI juga harus mengontrol proses transaksi efek sehingga berjalan adil dan efisien. Ada 3 jenis Bursa Efek yang ada di Indonesia yaitu Bursa Pararel Indonesia,  Bursa Efek Jakarta (BEJ), dan Bursa Efek Surabaya (BES). Untuk Bursa Pararel Indonesia sendiri adalah jenis Bursa yang sebagai alternative bagi investor yang mempunyai modal terbatas.

Dalam pasar modal, ada 2 istilah yang harus diketahui oleh seorang pemain saham, yaitu:

  • Investor atau pemodal, yaitu pihak yang mempunyai dana atau modal untuk dipinjamkan
  • Emiten, yaitu pihak yang meminjamkan dana atau modal

Untuk surat berharga yang dijual belikan dalam pasar modal berbeda seperti surat-surat berharga yang diperjua belikan dalam pasar uang. Untuk surat-surat berharga yang diperjual belikan dalam pasar modal adalah saham biasa, saham preferen, obligasi, obligasi konversi, reksadana, right, dan waran

Hal Penting Lainnya Dalam Bursa Efek Indonesia

Hal Penting Lainnya Dalam Bursa Efek Indonesia

Bagi para investor yang ingin bermain dalam dunia saham, ada beberapa hal penting lainnya yang perlu anda ketahui mengenai BEI yaitu:

  • Sistem perdagangan saham yang ada di Indonesia diatur dan dikelola oleh BEI
  • Peraturan dan regulasi mengenai perdagangan saham diatur oleh BEI
  • Informasi mengenai saham terbaik bisa didapatkan di BEI, hal ini dikarenakan setiap perusahaan yang sudah tercatat sahamnya dalam Bursa Efek harus menyampaikan mengenai laporan keuangan, corporate action, maupun informasi material lainnya
  • Sekuritas atau broker resmi yang telah terdaftar di BEI, sesuai penjelasan sebelumnya perdagangan saham hanya dapat dilakukan melalui perusahaan sekuritas resmi yang sudah terdaftar
  • BEI juga menyediakan kursus saham dalam bentuk sekolah pasar modal yang bisa diikuti oleh para investor baik pemula maupun professional. Kelas pasar modal bisa dilakukan offline maupun online dengan biaya yang murah


Peran Bursa Efek Indonesia

Adapun peran Bursa Efek Indonesia dalam perdagangan modal antara lain adalah:

1. Sebagai Fasilitator Perdagangan Efek

Dalam hal ini termasuk:

  • Menyediakan sarana perdagangan efek atau sebagai fasilitator
  • Membuat peraturan dalam kegiatan bursa
  • Mengupayakan likuiditas instrument investasi efek
  • Mencatat semua instrument efek
  • Menginformasikan dan menyebarluaskan mengenai informasi bursa (transparansi)


2. Sebagai Otoritas, Mengontrol Jalannya Transaksi

Hal ini termasuk:

  • Memantau kegiatan transaksi efek
  • Mencegah terjadinya praktek manipulasi harga, dimana ini dilarang dalam Undang-Undang termasuk insider trading dan lainnya
  • Melakukan pembekuan (suspend) terhadap emiten saham yang melakukan pelanggaran ketentuan bursa efek
  • Melakukan pencabutan atas efek (delisting) sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan

Peran BEI sebagai penyelenggaran bursa menjadi alasan untuk berinvestasi saham di Indonesia adalah investasi yang aman. Hal ini dikarenakan BEI mempunyai kewenangan atas para anggota bursa serta emiten yang tercatat di dalamnya.

Siapa Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI)?

Siapa Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI)?

Anggota Bursa Efek merupakan Perantara Pedagang Efek yang sudah mendapatkan izin usaha dari OJK  atau Otoritas Jasa Keuangan dan juga sudah mendapatkan persetujuan dari keanggotaan Bursa untuk menggunakan sistem atau sarana Bursa dalam kegiatan perdagangan efek di Bursa sesuai peraturan yang telah ditetapkan. Anggota bursa atau yang umumnya dikenal sebagai broker merupakan pihak yang dapat melakukan perdagangan saham di Bursa Efek. Tentunya hal ini bisa dilakukan setelah memenuhi ketentuan peraturan Bursa termasuk tentang minimum modal.

Sehingga bagi anda yang ingin menjual belikan saham di Bursa, tidak bisa melakukannya sendiri. Anda harus melakukannya melalui anggota Bursa. Karena itulah saat memutuskan ingin melakukan perdagangan saham maka pastikan jika broker yang anda gunakan adalah anggota Bursa.

Hingga saat ini terdapat sekitar 108 perusahaan sekuritas/efek yang tercatat sebagai anggota bursa dalam BEI. Perusahaan efek ini memiliki jenis yang beragam, ada yang memiliki fungsi sebagai perantara efek  (PPE), Manajer Investasi (MI) atau ada pula yang berperan sebagai Penjamin Emisi Efek (PEE). Masing-masing perusahaan sekuritas/efek yang sudah terdaftar di Indonesia memiliki kode sekuritas masing-masing yaitu:

  • Kode Broker A-E
  • Koder Broker F-O
  • Kode Broker P-Z


Jam dan Mekanisme Perdagangan Bursa Efek Indonesia

BEI sendiri telah menetapkan jam beserta mekanisme perdagangan yang terjadi dalam BEI.

Jam Perdagangan

Untuk jam perdagangan dilakukan selama hari Senin-Jumat dan dilakukan 2 sesi sehari, yaitu pada pagi hari mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan sesi siang mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB. Khusus unuk hari Jumat, perdagangan sesi pagi dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan untuk sesi siang dilakukan mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Mekanisme Perdagangan

Mekanisme Perdagangan

Sistem perdagangan yang dilakukan dalam Bursa menggunakan mekanisme perdagangan secara lelang berkesinambungan secara anonim atau anonymous continuous action menggunakan metode pembentukan harga berdasarkan prioritas waktu dan harga.

  • Prioritas harga atau Price Priority: Permintaan beli pada harga tinggi mempunyai prioritas lebih terhadap permintaan beli dengan harga yang lebih rendah. Sedangkan penawaran jual untuk harga yang lebih rendah mempunyai prioritas terhadap penawaran jual dengan harga yang lebih tinggi
  • Prioritas Waktu atau Time Priority: Jika permintaan beli atau penawaran jual diajukan untuk harga yang sama, maka Sistem Bursa lebih memprioritaskan kepada permintaan beli ataupun penawaran jual yang terlebih dahulu diajukan


Minimum Investasi Saham

Dalam perdagangan saham di BEI, tentunya juga ada peraturan mengenai minimum investasi saham yang diatur. Perdagangan dalam BEI menggunakan satuan perdagangan (round lot) saham maupun kelipatannya yaitu 100 saham. Misalnya saja, harga saham di perusahaan A adalah Rp 1.000 maka minimum pembelian adalah 1 lot yaitu 100 lembar saham. Sehingga minimum dana yang dikeluarkan untuk berinvestasi adalah Rp 100.000

Bisa disimpulkan jika keberadaan Bursa Efek Indonesia sangatlah penting dalam dunia investasi saham yang ada di Indonesia. Mengingat peran dan fungsinya yang mengontrol dalam investasi saham. Jadi, anda tak perlu khawatir menginvestasikan dana anda ke dalam saham karena aman berkat kehadiran Bursa Efek Indonesia. Selain itu dengan berinvestasi saham di BEI, anda juga turut melancarkan iklim perekonomian yang ada di Indonesia.

Hal ini yang Perlu Diwaspadai dalam Bermain Trading Saham

Hal Ini Yang Perlu Diwaspadai Dalam Bermain Trading Saham

Saham Milenial – Berinvestasi menjadi salah satu hal yang patut dilakukan sedari dini, ini sama saja dengan anda menyelamatkan dan mengamankan kondisi finansial di masa depan. Apalagi saat ini investasi bukanlah hal yang sulit dilakukan, banyak pilihan investasi yang bisa dilakukan dan disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satunya yang cukup trend dilakukan saat ini adalah bermain trading saham. Banyak orang yang mengira jika berinvestasi saham dan trading saham adalah hal yang sama. Namun keduanya merupakan metode keuangan yang berbeda. meskipun begitu, trading saham tidak bisa dijalani begitu saja tanpa memikirkan resiko-resiko yang bisa terjadi. Sebelum anda ingin terjun dalam dunia trading saham, penting untuk mengetahui hal-hal yang patut diwaspadai saat bermain trading.

Perbedaan Investasi Saham Dan Trading Saham

Perbedaan Investasi Saham Dan Trading Saham

Banyak orang yang salah mengira tentang keduanya, banyak yang menganggapnya sama padahal keduanya jauh berbeda. Baik investasi maupun trading merupakan metode keuangan yang dapat menambah kekayaan yang anda miliki dalam jangka waktu tertentu dengan cara membeli dan menyimpan kumpulan aset atau portofolio. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mendapatkan keuntungan akan tetapi keduanya berbeda satu sama lain.

Singkatnya pokok perbedaan antara keduanya adalah pada jangka waktunya, dimana untuk investasi saham berfokus pada waktu jangka panjang sedangkan trading saham merupakan transaksi jangka pendek. Karena itulah akan membentuk perbedaan lainnya pada prinsip, strategi, maupun tindakan yang dilakukan.

Konsep dari investasi saham adalah anda membeli saham dan kemudian menyimpan saham tersebut dalam jangka panjang yang belum ditentukan. Dimana tak menutup kemungkinan jika anda bisa mendapatkan potensi keuntungan hingga 100%. Hal ini berbeda dari trading saham, dimana konsep yang digunakan adalah anda membeli saham dan kemudian menjualnya segera dalam waktu singkat sesuai keuntungan yang ditargetkan atau ketika harga saham sedang tinggi.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Bermain Trading Saham

Bisa dikatakan saham menjadi produk investasi dengan nilai keuntungan yang cukup tinggi dibandingkan produk keuangan lainnya. Seperti reksadana, deposito, maupun produk komoditas seperti tanah, emas, bahkan forex. Namun jika berbicara tentang investasi yang menghasilkan keuntungan besar, tentunya anda harus ingat prinsip dalam berinvestasi semakin tinggi keuntungan yang didapatkan dari satu produk maka akan semakin tinggi potensi resiko yang dapat dihadapi, High Return High Risk.

Karena itulah penting untuk mengatur strategi sebelum akan terjun dalam bisnis trading saham. Anda wajib memperhatikan hal-hal dibawah ini ketika memutuskan bermain trading saham.

Harga Saham Berpotensi Turun Bahkan Sangat Cepat

Harga Saham Berpotensi Turun Bahkan Sangat Cepat

Ketika anda membeli saham, maka tidak menutup kemungkinan jika harga saham yang anda beli bisa turun dengan cepat. Saat ingin melakukan trading saham, harga saham tersebut tidak akan selalu sama sesuai harapan anda. Karena itulah anda harus siap melakukan cut loss. Jika tidak, maka saham anda bisa menyangkut di harga atas.

Apalagi dalam dunia trading saham, waktu yang dibutukan untuk bisa mendapatkan keuntungan cukup ekstrim. Bukan dalam hitungan hari atau jam, bahkan hanya dalam hitungan menit saja para trader dapat menjual trading saham kembali. Jadi jika anda belum siap dengan kerumitan dan tantangan dalam dunia trading, mungkin akan lebih aman jika anda membeli sejumlah saham tanpa resiko yang terlalu besar.

Tidak semua orang mempunyai keberanian dalam menjual dan membeli saham dalam waktu yang relatif singkat, karena pasti tingkatan resikonya juga lebih besar. Sehingga tidak semua orang berani bermain dalam trading saham.

Pilihan Saham Yang Dibeli

Saham menjadi alat yang utama dalam bermain trading saham, karena itulah pilihan saham yang akan anda beli tentunya harus diperhatikan dengan baik jika ingin mendapatkan keuntungan. Pilihan sama untuk bermain trading atau berinvestasi berbeda. Dalam bermain trading, pilihlah saham-saham lapis tiga, yang mana saham ini memilih harga yang dapat melesat cukup tinggi hanya dalam 1 hari saja. Atau memilih saham yang baru masuk IPO (Initial Public Offer). Untuk mencegah kerugian pastikan untuk tidak menyimpan saham yang dibeli dalam waktu yang terlalu lama.

Dalam Dunia Saham Hanya Bisa Prediksi Tidak Dapat Memastikan

Dalam Dunia Saham Hanya Bisa Prediksi Tidak Dapat Memastikan

Di dalam pasar saham, pemain trading saham hanya bisa memprediksi namun anda tidak dapat memastikan apakah saham yang dibeli akan naik atau turun. Inilah resiko trading saham yang perlu dipahami. Sama seperti penjelasan sebelumnya, harga saham bisa naik dan turun dalam waktu yang cepat bahkan tidak bergerak sesuai harapan yang anda inginkan. Sehingga trader harus berani untuk melakukan cut loss sehingga kerugian tidak semakin besar.

Harus Cermat Melihat Kondisi Pasar

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, dalam trading saham waktu yang dibutuhkan untuk menjual dan membeli saham relative singkat tidak seperti saat berinvestasi saham. Karena itulah penting bagi pemain trader saham untuk cermat dalam melihat kondisi pasar, kapankah waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham yang anda miliki. Anda pun juga harus cermat dan cepat dalam menentukan strategi bermain trading sehingga anda tidak mengalami kerugian yang besar.

Buy High Sell Low

Buy High Sell Low

Resiko lainnya yang perlu diperhatikan dalam bermain trading adalah waktu yang tepat untuk menjual atau membeli saham. Banyak trader pemula yang sering melakukan kesalahan ini, yaitu membeli saat harga tinggi dan kemudian menjualnya ketika harga rendah (Buy High Sell Low). Seringkali trader pemula hanya memanfaatkan intuisi untuk bisa mengambil keputusan bertransaksi. Saat harga saham naik, maka anda tergerak untuk membeli saham karena mengira jika harga tersebut akan terus naik. Padahal saat itu anda membeli sham dengan harga tertinggi dibandingkan harga sebelumnya. Dan ketika sudah anda beli, harga saham tidak naik lagi bahkan mengalami penurunan yang ekstrem sehingga anda mengalami kerugian besar.

Fenomena seperti ini juga sering terjadi saat pemain trader menggunakan running trade untuk acuan keputusan untuk transaksi jual beli saham. Saat nama saham berada di baris teratas running trade, pemain segera mengambil keputusan membelinya. Padahal beberapa saat kemudian harga menurun dan tidak naik lagi.

Lalu Bagaimana Cara Bermain Trading Yang Aman?

Sebelum memutuskan untuk terjun dalam dunia trading saham, pastikan anda mengetahui konsep dalam trading. Sehingga anda bisa memutuskan langkah yang tepat dalam bermain trading. Anda bisa mulai belajar bermain trading dimulai dari nominal yang kecil terlebih dahulu. Kemudian perbanyak ilmu pengetahuan anda mengenai trading, sehingga anda bisa menyusun strategi yang tepat dalam berbagai kondisi saat bermain trading. Ingin bermain trading yang aman? Maka pilihlah perusahaan sekuritas yang memang cukup terpercaya. Memilih broker saham memang sedikit tricky, karena salah sedikit bisa membuat anda merasa dirugikan.

Dalam bermain trading saham, ada banyak faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan. Selain itu, akan ada banyak fitur yang juga bisa digunakan untuk membantu anda memaksimalkan keuntungan serta meminimalisir resiko. Sebaiknya pelajari lebih dalam mengenai analisa dalam bermain trading sehingga anda bisa terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam trading.

Cara Membeli Saham di Bursa Efek Indonesia

Cara Membeli Saham di Bursa Efek Indonesia

Saham Milenial – Saham menjadi salah satu instrument investasi yang banyak diminati karena berbagai keuntungan yang ditawarkan. Bukan hanya itu, berinvestasi saham juga sangat mudah bahkan kini bisa dilakukan secara online. Namun seringkali menjadi pertanyaan bagi investor pemula adalah cara memulainya, bagaimana cara membeli saham di Bursa Efek Indonesia dan hal-hal apa saja lainnya yang dibutuhkan saat berinvestasi. Jika anda masih pemula dalam bermain saham, tak perlu khawatir. Berikut ini kami rangkum panduan membeli saham yang mudah untuk dipahami.

Membuat Rekening Saham

Hal pertama yang harus anda persiapkan sebelum membeli saham adalah membuka rekening saham atau akun saham. Anda bisa membuatnya di salah satu perusahaan sekuritas yang terpercaya, teknik membuka rekening saham pun juga sangat mirip seperti pembukaan rekening tabungan. Saat ini bukanlah hal yang sulit untuk menemukan perusahaan sekuritas bahkan jumlahnya mencapai lebih dari 100 perusahaan di Indonesia. ada beberapa yang dimiliki oleh pemerintah (BUMN), ada yang dimiliki perusahaan swasta nasional, dan ada yang merupakan milik perusahaan asing. Beberapa diantaranya seperti Mandiri Sekuritas (CC), BNI Sekuritas (NI), Danareksa Sekuritas (OD), dan masih banyak lainnya. Untuk pembuatan rekening saham bisa dilakukan secara offline maupun online.

Membuka Rekening Saham Secara Offline

Untuk membuka akun saham secara offline, anda bisa mendatangi langsung kantor cabang dari perusahaan sekuritas yang anda pilih. Pada saat akan membukan rekening saham, ada beberapa data-data yang dibutuhkan antara lain adalah:

  • Fotokopi identitas diri
  • Data alamat tempat tinggal
  • Fotokopi rekening tabungan
  • Data usaha atau pekerjaan
  • Data ahli waris

 

Membuka Rekening Saham Secara Online

Jika anda tidak memiliki waktu untuk mengujungi kantor cabang salah satu perusahaan sekuritas, anda pun bisa membuka rekening saham secara online. Hanya dengan menggunakan laptop atau komputer maupun smartphone, kini anda bisa membuka rekening saham dimanapun dan kapanpun. saat ini ada beberapa perusahaan sekuritas yang telah menyediakan fasilitas pembuatan rekening saham secara online dan jangan lupa pula untuk mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dalam bentuk soft file untuk melengkapi persyaratan pembuatan rekening saham.

Menyetor Saldo Pertama

Setelah anda berhasil membuka akun rekening saham, maka tahap selanjutnya adalah anda harus menyetorkan sejumlah dana untuk saldo pertama yang ada di dalam rekening saham. Bisa dikatakan jika dana tersebut nantinya akan menjadi modal investasi. Untuk besaran setoran pertama tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan sekuritas. Umumnya mulai dari Rp 1.000.000 hingga puluhan juta rupiah. Biasanya perusahaan sekuritas asing mempunyai persyaratan saldo pertama yang terbilang lebih tinggi. Jika anda sudah menyetorkan dana untuk saldo pertama, maka akun rekening saham anda dapat diproses dan anda bisa menjadi bagian dari pasar modal sebagai investor.

Anda bisa menyetor dana secara tunai maupun transfer melalui rekening pribadi ke RDI. Setelah setor dana awal telah dilakukan, anda tinggal menunggu ID, Password, dan Pin agar bisa log in ke akun saham. Selain itu nantinya anda juga akan mendapat kartu akses KSEI.

Pilih Saham Yang Akan Dibeli

Cara membeli saham di bursa efek Indonesia selanjutnya adalah anda harus membeli saham manakah yang akan dibeli. Namun anda tidak bisa asal memilih, tujuan anda dalam membeli saham tentunya yang bisa mendatangkan keuntungan besar bagi investasi yang anda jalankan. Dalam membeli saham, dibutuhkan analisa-analisa mengenai kondisi perusahaan tersebut apakah perusahaan dalam kondisi sehat, berkembang, memiliki keuntungan yang selalu meningkat dan lainnya. Inilah yang dikenal sebagai analisa fundamental.

Disamping itu, sebagai investor anda juga perlu memperhatikan timing yang tepat dengan melihat grafik harga saham. Apakah tepat untuk membeli saham tersebut sekarang atau harus menunggu beberapa hari lagi. Inilah yang disebut sebagai analisa teknikal. Karena itulah pentingnya untuk mempelajari analisa-analisa dalam investasi saham agar anda bisa menentukan strategi yang tepat.

Mulai Membeli Saham

Setelah anda melakukan riset dan analisa mengenai saham mana yang akan dibeli, maka kini langkah selanjutnya adalah membeli saham. Untuk membeli saham, ada 2 pilihan cara yang bisa dilakukan. Baik melalui broker atau pialang saham atau membeli langsung secara online.

Melalui Broker atau Pialang Saham

Membeli saham melalui broker atau pialang saham adalah cara yang sering dilakukan saat akan membeli saham. Hal ini karena cara ini terbilang mudah, anda bisa memberikan perintah kepada pialang atau broker saham dan perintah membeli bisa dilakukan melalui telpon atau via komunikasi lainnya maupun langsung saat berada di kantor pialang.

Melalui Online (Langsung Input Sendiri)

Melalui Online
Melalui Online (Langsung Input Sendiri)

Selain melalui broker atau pialang, anda bisa membeli saham secara online atau langsung input sendiri. Memasukkan order pembelian saham online bisa dilakukan dengan Trading Saham Online System ataupun Aplikasi Jual Beli Saham. Umumnya pialang atau broker sudah menawarkan maupun fasilitas online seperti ini untuk memudahkan nasabah untuk memasukkan order beli maupun order jual secara langsung. Fasilitas ini merupakan sistem software yang harus diinstal terlebih dahulu, bisa di perangat komputer PC maupun smartphone atau tablet.

Fungsi aplikasi trading saham ini tak hanya untuk membeli ataupun ingin menjual saham. Anda pun juga bisa memantau pergerakan saham melalui aplikasi ini. Setiap harinya, transaksi jual beli saham yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00-12.00 WIB (sesi pertama) dan pukul 13.30-16.15 WIB (sesi kedua).

Di aplikasi tersebut akan ada tampilan mengenai semua harga jual dan beli saham dari berbagai perusahaan yang sudah bergabung dalam pasar modal. Hal ini pun juga dilengkapi dengan grafik perkembangan harga dengan persentase kenaikan dan penurunannya. Saham sebuah perusahaan akan dijual menggunakan kode 4 huruf capital. Misalnya saja saham Bank BCA dijual dengan kode BBCA.

Lalu bagaimana cara membeli saham melalui aplikasi?

Sangat mudah, untuk pembeliannya nantinya aplikasi akan menunjukkan harga berapa saham per lembarnya. Anda tinggal klik buy dan masukkan berapa jumla lot nya. Untuk minimal pembelian saham adalah 1 lot, yaitu 100 lembar.

Jika anda sudah yakin ingin membeli saham dari perusahaan A, maka nantinya anda akan diminta memasukkan kode pin terlebih dahulu. Dan setelah transaksi beli yang dilakukan berhasil maka nantinya akan muncul notifikasi jika anda sudah memiliki saham di perusahaan tersebut. Mudah bukan?

Apa Yang Dilakukan Setelah Membeli Saham?

Apa Yang Dilakukan Setelah Membeli Saham
Apa Yang Dilakukan Setelah Membeli Saham?

Setelah anda membeli saham perusahaan yang anda inginkan, maka langkah selanjutnya adalah sesuai strategi yang digunakan. Berapa lama anda ingin keep saham tersebut dan kapankan waktu anda ingin menjualnya. Semuanya harus anda sesuaikan dengan analisa dan kondisi pasar. Bukanlah hal yang sulit kini untuk membeli saham di Bursa Efek Indonesia. Bahkan semuanya kini bisa mudah dilakukan secara online. Sehingga tentunya ini akan lebih memudahkan anda untuk berinvestasi saham. Yang terpenting dalam berinvestasi saham disini adalah anda memahami konsep investasi yang dilakukan beserta analisa yang harus dilakukan untuk menentukan strategi yang tepat saat berinvestasi.

Mengenal Saham Blue Chip Seperti BBRI BBCA BMRI UNVR dan TLKM

Mengenal Saham Blue Chip Seperti BBRI BBCA BMRI UNVR dan TLKM

Jika berbicara mengenai investasi, investasi saham di Bursa Efek Indonesia adalah salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Mengingat investasi saham di BEI merupakan salah satu pilihan investasi yang aman dan pastinya memberikan penghasilan yang cukup besar. Meskipun begitu, ada resiko besar pula dibalik dari keuntungan besar yang didapatkan, ada resiko besar pula yang harus dihadapi. Namun tingkat resiko dalam investasi berbeda, tergantung dari tingkat keuntungan yang bakal didapatkan investor nantinya. Jika anda berniat untuk berinvestasi saham, anda harus pintar-pintar dalam memilih jenis saham mana yang akan dibeli. Jika anda ingin resiko berinvestasi yang lebih aman dan jauh dari resiko, anda bisa membeli saham-saham blue chip. Bagi anda yang masih pemula, mungkin masih kurang paham dengan istilah seperti ini.

Ada banyak perusahaan yang tergolong dalam blue chip, seperti BBRI, BBCA, BMRI, UNVR, TLKM, dan masih banyak lainnya. pada artikel kali ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai saham-saham blue chip.

Apa Itu Saham Blue Chip?

Apa itu Saham Blue Chip
Apa itu Saham Blue Chip

Bagi investor pemula, mungkin masih belum memahami tentang saham blue chip. Blue chip dapat didefinisikan saham sebuah perusahaan yang mempunyai reputasi nasional, baik dari segi kualitas, kehandalan, dan kemampuan untuk beroperasi yang cukup menguntungkan dalam berbgai kondisi ekonomi dengan kondisi baik maupun buruk.

Banyak yang mengatakan jika saham cenderung mempunyai resiko yang cukup tinggi untuk dijadikan instrument investasi. Namun berbeda dengan jenis saham blue chip, istilah ini lebih mengarahkan investor kepada jenis saham yang terpercaya dikarenakan mempunyai nilai kapitalisasi yang besar. Menurut ahli dalam bidang saham dan investasi, jenis saham blue chip bisa dikatakan sebagai jenis saham yang paling aman untuk dijadikan investasi dibandingkan dengan jenis saham lainnya. Hal ini karena nilai fundamentalnya yang cukup kuat, baik dari segi finansial maupun manajemen. Perusahaan akan membagikan dividen dengan nilai keuntungan yang cukup memuaskan.

Ciri-Ciri Saham Blue Chip

Sangat mudah untuk menemukan perusahaan yang tergolong blue chip, anda bisa melihatnya dari ciri-ciri di bawah ini:

1. Memiliki Kapitalisasi Besar

Kapitalisasi Besar
Kapitalisasi Besar

Seperti yang dijelaskan sebelumnya,  saham blue chip adalah jenis saham dari sebuah perusahaan besar yang memiliki laba stabil. Besar dan stabil ini tentunya harus dibuktikan dengan aset dan modal yang dimiliki perusahaan tersebut, termasuk pula kapitalisasi pasar. Bagi anda yang belum paham, kapitalisasi merupakan harga pasar perusahaan jika ada pihak yang ingin membelinya secara utuh. Kapitalisasi ini dapat dihitung dengan mengkalikan harga saham dan jumlah lembar saham perusahaan yang beredar di pasaran. Dan jika sebuah perusahaan memiliki kapitalisasi yang jumlahnya mencapai 20 triliun ke atas, maka perusahaan tersebut dapat dikatakan besar.

2. Ada Di Bursa Dalam Jangka Waktu Lama

Ciri-ciri lainnya yang bisa dilihat adalah dari lamanya saham perusahaan tersebut ada di bursa efek. Meskipun ini penilaian yang tidak mutlak, namun lamanya waktu bertahan di bursa efek menunjukkan jika perusahaan tersebut sudah lama dan memiliki peningkatan laba yang signifikan.

3. Ramai Diperdagangkan

Ramai Perdagangan
Ramai Diperdagangkan

Saham yang masuk sebagai kategori blue chip selalu masuk ke dalam daftar teraktif di bursa. Bagi anda yang telah lama bermain di saham, mungkin akan mengenal istilah LQ45. LQ45 merupakan indeks yang berisikan tentang saham-saham likuid maupun saham yang ramai diperdagangkan. Namun perlu anda ketahui jika tak semua saham dalam kategori LQ45 masuk sebagai saham blue chip.

4. Saham Perusahaan Yang Menjadi Market Leader

Saham Perusahaan Market Leader
Saham Perusahaan Yang Menjadi Market Leader

Jika anda ingin melihat apakah saham tersebut termasuk blue chip atau tidak, anda bisa menggunakan ciri-ciri yang satu ini dengan mudah. Sebut saja seperti perusahaan Bank BCA (BBCA) atau PT Telkom (TLKM). Keduanya menjadi perusahaan market leader dalam sektornya masing-masing. Produk mereka pun banyak digunakan masyarakat luas. Atau bisa dikatakan jika mereka berhasil “memonopoli” pasar.

Daftar Perusahaan Yang Masuk Sebagai Blue Chip

Hingga saat (Data Pada Tahun 2019) ini tercatat 20 perusahaan yang masuk sebagai saham blue chip, antara lain adalah:

Kode Nama Saham
ASII Astra International Tbk.
PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk.
JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk.
WSKT Waskita Karya (Persero) Tbk.
UNTR United Tractors Tbk.
PTBA Bukit Asam Tbk.
TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.
ADRO Adaro Energy Tbk.
CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk.
UNVR Unilever Indonesia Tbk.
KLBF Kalbe Farma Tbk.
SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk.
GGRM Gudang Garam Tbk.
INDF Indofood Sukses Makmur Tbk.
BBCA Bank Central Asia Tbk.
BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk.
HMSP H.M. Sampoerna Tbk.
ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk.
MNCN Media Nusantara Citra Tbk.

UNVR

UNVR merupakan kode saham untuk PT Unilever Indonesia Tbk, dan rasanya sudah banyak orang yang familiar dengan perusahaan satu ini. Banyak produk Unilever yang digunakan sehari hari yang membuatnya cukup memonopoli pasar. Selain itu kinerja keuangan Unilever juga membuatnya pantas masuk sebagai saham blue chip. Bisa dilihat dari beberapa indikator di bawah ini:

  • Return on Equity (ROE) UNILEVER telah mencapai 142% pada tahun 2019. Dan ROE UNVR selalu berada diatas 100% dengan memiliki profit yang cukup meningkat sepanjang tahun. Bahkan keuntungan mencapai 9 triliun pada tahun 2018
  • Berkat pengelolaannya yang efisien, UNILEVER tak membutuhkan injeksi modal sehingga profit dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham
  • Perusahaan dengan aset yang cukup besar ini hampir dikatakan tidak mempunyai hutang bank

BBCA

Kode saham dari PT Bank Central Asia Tbk, juga memiliki saham dengan kapitalisasi terbesar yang ada di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019. Dengan kata lain, saham yang dimiliki adalah saham terbesar yang ada di Bursa. Bahkan hingga saat ini, BCA adalah bank terbaik yang ada di Indonesia yang menghasilkan profit terbaik. Pertumbuhan kredit BCA juga cukup konsisten dalam bidang perbankan, ini adalah kunci utama profit didapatkan. Selain itu Return on Assets (ROA adalah yang paling tinggi diantara bank lain yang ada di kelasnya dan tingkat kredit macet juga terbilang rendah

BBRI

PT Bank BRI (Bank Rakayat Indonesia) juga termasuk sebagai salah satu jenis saham Bue Chip. Bahkan Profit dari Bank BRI adalah probit terbesar yang ada di Indonesia. Bank BRI lebih memfokuskan kepada kredit usaha mikro, kecil, hingga menengah yang mana adalah mayoritas dari pasar pinjaman Indonesia. Dengan usia perusahaan yang telah lebih dari 100 tahun, bisa dikatakan Bank BRI memiliki jam terbang yang cukup tinggi dan kemampuannya dlam Manajemen Kredit UMKM yang sulit dilawan kompetitor lainnya.

Dan yang paling penting, pertumbuhan kredit cukup konsisten bahkan paling tinggi dalam industry perbankan. BRI juga mencatat margin keuntungan yang tinggi, terlihat dari NIM (Net Interest Margin) tertinggi dibandingkan bank lain di kelasnya.

TLKM

Perusahaan yang bergerak sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini memang cukup unggul dalam jaringan bahkan hingga ke pelosok serta memiliki jumlah pelanggan terbesar yang bahkan tidak bisa disaingi oleh kompetitor lainnya. Telkom juga rajin membagikan dividen kepada para pemegang saham, bahkan pada tahun 2018 mereka membagikan hingga 16.2 triliun atau sekitar 90% profit untuk membayar dividen. Telkom juga memiliki profit margin teratas diantara kompetitor lainnya serta mencatat penghasilan rata-rata per konsumen yang tinggi diantara operator lainnya.

Apakah Saham Blue Chip Cocok Untuk Investasi Pemula?

Jika ditanyakan apakah saham blue chip sangat cocok untuk investasi pemula? Maka saham blue chip patut dipertimbangkan. Karena perusahaan yang tergolong dalam blue chip merupakan perusahaan besar dengan kinerja dan fundamental yang baik serta dikelola orang-orang professional. Bukan hanya itu, perusahaan ini juga berada di bidang industry yang sangat dibutuhkan banyak orang. Sudah dipastikan jika keuntungan yang diberikan cukup besar dan rutin kepada investor. Karena itulah investasi saham blue chip sangat direkomendasikan bagi pemula bahkan layak dijadikan investasi jangka panjang. Jadi bagi anda yang masih pemula dalam dunia saham, tak perlu khawatir saat menyuntikkan dana ke dalam perusahaan saham blue chip ini.

Definisi Pasar Modal, Peran, Sejarah, Jenis, Instrumen, Tujuan dan Fungsinya

Pasar Modal

Saham Milenial – Dewasa ini, sudah banyak sekali yang terjun dan ingin mengikuti tentang trend pasar modal. Bahkan, para milenial juga sudah mulai tertarik dan mencoba mencari tahu tentang pasar modal tersebut. Namun, tahukah anda tentang apa itu defenisi dari pasar modal? Jika masih belum, maka berikut akan kita bahas lebih lanjut tentang pasar modal ini.

Apa Definisi Dari Pasar Modal?

Secara harfiah, sebenarnya tidak ada perbedaan dari pasar modal dan pasar konvensional pada umumnya. Tetap saja ini merupakan sebuah wadah atau tempat yang tersedia agar penjual dan pembeli bisa bertemu dan melakukan transaksi. Hanya saja, metode dan barang yang ditransaksikan di dalam pasar modal mungkin akan berbeda dengan pasar konvensional. Karena, didalam pasar modal, kita hanya melakukan transaksi jual beli terhadap surat-surat berharga seperti:

  • Saham
  • Obligasi
  • Warrant
  • Right
  • Option

 

Dimana kegiatan yang dilakukan dipasar modal berkaitan dengan penawaran serta perdagangan efek.

Apa Saja Peran Dari pasar Modal?

Setelah kita mengetahui definisi dari pasar modal, tentunya kita akan beranjak kepada peranan yang dimilikinya. Karena, pasar modal ini sendiri memiliki pengaruh yang cukup dalam perekonomian sebuah negara termasuk di Indonesia. Untuk itu, berikut beberapa peran penting yang dimilikinya, yaitu:

  • Salah satu lembaga yang menjadi perantara atau penyalur kegiatan keuangan yang non-bank.
  • Menjadi salah satu lembaga layanan yang akan memberikan keuntungan untuk para pemegang modal agar bisa mendapatkan keuntungan dari investasi yang mereka tanamkan.
  • Penyelenggara kegiatan yang nantinya menjadi wadah bagi pihak investor lain agar bisa menyalurkan dana atau aliran modal agar bisa membuat sebuah ekspansi atau perluasan bidang usaha.
  • Wadah yang menjadi pembatas untuk masalah ekonomi dan kegiatan bisnis dalam manajemen keuangan.
  • Penyedia layanan likuiditas untuk penjualan beragam surat berharga dipasar modal dari pemilik untuk dibeli oleh pihak lainnya.

 

Sejarah Singkat Pasar Modal

Menurut sejarah yang telah ditulis didalam sebuah buku berjudul Effectengids, perdagangan bursa efek ini sudah dimulai semenjak tahun 1880 atau dari abad 19. Cabang bursa efek juga diberitakan pernah didirikan di kawasan Batavia. Dimana kawasan ini merupakan cabang yang didirikan setelah adanya cabang-cabang lain di Hongkong, Bombai dan Tokyo.

Beberapa periode setelahnya, didirikan bursa Indonesia yang tercatat sebagai tempat untuk perdagangan jenis obligasi dan saham dari perkebunan atau perusahaan Belanda. Hal positif dari adanya keuntungan dari jual beli efek dari pihak Belanda inilah yang akhirnya memicu pihak Indonesia mendirikan perusahaan untuk bursa efek tersendiri. Kota pertama yang mendirikan perusahaan bursa efek di Indonesia yakni Surabaya dan Semarang.

Untuk sementara waktu, pihak kita warga Indonesia kala itu bisa menikmati manisnya profit saham yang berlaku. Bahkan, fakta dari catatan sejarah menyatakan keuntungan perdagangan bursa efek mencapai miliaran rupiah. Hanya saja, terjadi gejolak dan masalah akibat perang dunia ke II yang berdampak terhadap turunnya harga saham. Kondisi ini terjadi secara menyeluruh diseluruh dunia. Sehingga aktivitas di pasar modal sempat terhenti.

Pasar modal di Indonesia kembali aktif baru setelah kemerdekaan dan Orde Baru dibentuk. Yakni terjadi disekitaran tahun 1976. Bahkan, badan pengawasan pasar modal di Indonesia juga dibentuk dalam tahun yang sama. Sehingga, satu tahun kemudian kegiatan pasar modal ini kembali aktif dan ramai. Hingga sampai sekarang telah dibentuk badan pengawasan yang resmi dan bekerja dengan baik.

Jenis-Jenis Pasar Modal

Untuk lebih menguasai istilah dan pemahaman tentang pasar modal, maka kita perlu menggali ilmu lebih dalam. Salah satunya adalah dengan mengetahui jenis-jenis pasar modal, yakni:

Primary Market

Ini merupakan wadah utama yang nantinya akan menjadi tempat bertemunya pelaku dalam aktivitas perdagangan saham. Dimana tempat ini adalah wadah yang menjadi tempat penawaran yang dilakukan oleh emiten. Hingga nantinya dilakukan dan diperdagangkan ke pasar sekunder.

Secondary Market

Sesuai dengan namanya, tingkatan jenis pasar modal yang satu ini akan dilewati jika sudah ditentukan penawaran harga sebelumnya dipasar primer.

Third Market

Ini merupakan tempat bertemunya dan berlangsungnya aktivitas jual beli yang bukan berbentuk bursa.

Fourth Market

Merupakan istilah untuk mendefinisikan aktivitas pemindahan saham yang dibeli dengan modal yang cukup besar. Atau sebuah definisi yang menjabarkan aktivitas dari terselenggaranya perdagangan efek yang dilakukan oleh para investor.

Instrumen Pasar Modal

Sebelum kita lanjut kepada pembahasan lainnya terkait pasar modal, maka kita akan terlebih dahulu mengenali instrumen dipasar modal, yakni:

1. Saham

Saham merupakan salah satu instrumen yang paling dikenal dan terpopuler dikalangan investor maupun rakyat umum. Saham sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk pernyataan kepemilikan atas sebagian modal dari sebuah perusahaan atau badan usaha tertentu. Saham ini nantinya akan menghasilkan dividen yang bisa dinikmati oleh pemilik saham.

Tentu saja jumlah saham yang dimiliki oleh tiap-tiap investor nantinya akan memberikan pengaruh atas kekuasaan yang dipegang dalam perusahaan atau badan usaha tersebut. Kekuasaan yang dilimpahkan akan menjadi semakin besar jika modal saham yang ditanam juga lebih banyak. Bursa efek sendiri melakukan perdagangan atas dua jenis saham yakni preferred stock dan common stock.

2. Obligasi

Obligasi sendiri merupakan istilah untuk surat berharga yang berisikan peraturan atau perjanjian pinjaman hutang yang berjangka. Obligasi ini merupakan surat jaminan dan pengakuan hutang yang dimiliki oleh badan usaha atau perusahaan agar bisa mendapatkan sejumlah dana. Pemilik dari surat ini nantinya akan mendapatkan sejumlah bunga yang diberikan secara berkala sesuai dengan perjanjian awal.

3. Warrant

Istilah instrumen ketiga ini merupakan jenis turunan dari bentuk saham. Ini merupakan jenis surat berharga yang diterbitkan oleh pihak badan usaha atau perusahaan untuk pemegang efek. Dimana sang investor bisa membeli saham secara langsung dengan jumlah dan harga jual yang ditentukan dalam waktu tertentu.

4. Surat Danareksa

Ini merupakan surat berharga yang mendukung kepemilikan aset atas PT Danareksa. Dimana aset tersebut berupa saham, surat berharga di pasar uang dan obligasi.

5. Opsi

Instrumen ini menyatakan hak dan kepemilikan untuk setiap pemegang modal saham agar bisa membeli saham dengan jumlah dan harga tertentu dengan batas waktu yang ditentukan.

Apa Saja Tujuan dan Fungsi Pasar Modal?

Setelah mengenal banyak hal tentang pasar modal, kini kita memasuki pembahasan terakhir terkait tujuan dan fungsi dari pasar modal tersebut.

Tujuan:

  • Menambah kesempatan bagi setiap orang agar bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi.
  • Memberikan layanan agar setiap masyarakat bisa menjadi investor dan menikmati keuntungan dari penanaman modal disebuah badan usaha atau perusahaan.

 

Fungsi :

  • Memberikan wadah agar bisa menambah modal usaha
  • Pemerataan pendapatan yang berupa dividen bagi pemilik modal saham yang menanam saham mereka.
  • Wadah agar bisa memproteksi dan menyokong adanya tindakan peningkatan produksi.
  • Pemicu timbulnya industri-industri baru dan menjadikan lahan untuk pencari kerja.
  • Indikator perekonomian dan meningkatkan pertumbuhan peningkatan negara.

Demikianlah ulasan dan penjabaran singkat mengenai pasar modal. Semoga informasi ini bermanfaat.

Cara Tepat Mengetahui Daftar Harga Saham Di Pasar Saham

Harga Saham

Bagi para investor atau pemula yang masih baru dalam dunia saham, tentunya wajib mengenali cara tepat mengetahui daftar harga saham di pasar saham Indonesia ini. Kenapa? Karena dengan mengetahui berapa saja harga saham yang sedang berlangsung akan memberikan informasi dan aktivitas lanjutan terutama bagi para investor. Baik mereka yang memang bermain di modal yang tinggi ataupun modal rendah sekalipun.

Tentunya, setiap orang yang memiliki modal di bursa saham, membutuhkan informasi tentang harga saham ini. Dimana kita bisa memutuskan apakah harus membeli atau menjual agar nantinya menghasilkan profit jangka panjang yang seimbang. Namun, bagaimana cara mengetahui daftar harga saham di pasar saham Indonesia tersebut?

Apa Itu Pasar Saham?

Tentu kita harus mengetahui dan mendalami tentang istilah pasar saham ini terlebih dahulu sebelum lanjut kepada pembahasan berikutnya. Pasar saham atau yang lebih dikenal dengan istilah bursa saham adalah tempat yang menemukan pedagang dan pembeli. Selayaknya pasar tradisional, pasar saham juga menjadi wadah atau tempat pertemuan antara kedua jenis pelaku penting dalam pasar tersebut.

Bursa saham ini juga memiliki beberapa komponen berupa lembaga-lembaga terkait yang memiliki peranan penting, yakni:

  • Data pasar efek. Data-data yang terkait berupa statistik bursa, data obligasi, sata perdagangan, data transaksi harian dan data saham.
  • Menunjukkan tentang regulasi dan peraturan yang berlaku di dalam pasar saham Indonesia.
  • Laporan keuangan lengkap dan corporate action setiap pengguna atau penanam modal saham yang terdaftar di BEI.
  • Informasi terkait indeks saham yang sedang berlangsung. Data ini juga akan menunjukkan komponen, perhitungan serta data historis.
  • Informasi mengenai data lengkap dan riwayat transaksi dari setiap broker yang tercatat sebagai anggota BEI.
  • BEI (Bursa Efek Indonesia) memegang kekuatan sebagai pengendali atau pengelola dari bursa saham Indonesia.
  • Emiten atau berupa perusahaan publik yang nantinya bertugas sebagai penyedia atau supplier dari saham di bursa saham indonesia.
  • Broker atau perusahaan sekuritas yang nantinya memegang peranan sebagai penjual efek di bursa saham.
  • Investor  yang sudah jelas perannya adalah sebagai pembeli saham atau sebagai konsumen di bursa saham Indonesia ini.

Apa yang Dimaksud Dengan Bursa Efek?

Seperti halnya bursa saham, Bursa Efek adalah wadah atau pasar yang menjual belikan efek. Efek sendiri merupakan istilah yang mengungkapkan kepemilikan terhadap surat hutang piutang, saham, surat berharga, kontrak berjangka, obligasi mauun investasi kolektif. Jadi, saham sendiri merupakan salah satu bagian dari efek dan tentunya bursa atau pasar saham merupakan bagian dari pasar efek.

Tata Cara Mengetahui Harga Saham Di Pasar Saham Indonesia

Nah, setelah kita mengetahui penjelasan tentang apa itu pasar saham maupun pasar efek, maka kita akan melanjutkan penjelasan tentang cara mengetahui harga saham. Harga saham yang ada di dalam pasar saham Indonesia akan selalu berubah-ubah.

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi perubahan dari harga saham ini. namun, tetap saja kita harus mengetahui deretan langkah-langkah dibawah ini agar bisa mengetahui daftar harga saham di pasar saham Indonesia, yaitu:

1. Mengakses Situs BEI

Sebelum kita melanjutkan bagaimana cara untuk mengakses situs BEI alias Bursa Efek Indonesia, kita akan mengupas sedikit tentang BEI ini terlebih dahulu. Apa yang dimaksud dengan BEI? Seperti pada penjelasan sebelumnya, BEI ini sendiri memiliki fungsi sebagai pengatur atau pengelola dari pasar saham Indonesia. Karena, BEI ini merupakan sebuah perusahaan yang tugasnya untuk menyokong aktivitas dari jual beli efek yang signifikan, wajar, efisien dan teratur.

Salah satu aktivitas perdagangan dalam bursa efek yang difasilitasi tersebut adalah saham. Jadi, semua pihak yang berkepentingan dalam bursa efek akan dengan mudahnya bisa mengakses aktivitas ini dengan infrastruktur yang disediakan oleh BEI. Sedangkan BEI memiliki situs resmi berupa IDX untuk menyediakan informasi-infromasi penting dan terpercaya terkait bursa efek ini.

Untuk mengetahui daftar dan pergerakan harga saham di BEI, bisa dilakukan dengan cara:

  • Akses terlebih dahulu situs BEI yaitu IDX.
  • Lihatlah pada bagian harga saham yang berjalan. Dimana kolom ini terlihat di sebelah kiri halaman awal tampilan website. Pergerakan harga saham ini akan menampilkan semua daftar saham yang berubah dan data terkini dari pasar saham Indonesia.
  • Pilihan “download data” untuk mengetahui bagaimana history dari perubahan daftar harga saham yang berlangsung di BEI.

Nah, demikianlah cara yang dilakukan agar kita mengetahui daftar harga saham di pasar saham Indonesia. Yakni dengan mengakses situs IDX ini. namun, pastikan broker atau investor saham yang kita pilih adalah salah satu dari AB yakni Anggota Bursa. Beberapa informasi yang bisa kita dapatkan ketika mengakses situs IDX ini adalah:

  • Data pasar efek. Data-data yang terkait berupa statistik bursa, data obligasi, sata perdagangan, data transaksi harian dan data saham.
  • Menunjukkan tentang regulasi dan peraturan yang berlaku di dalam pasar saham Indonesia.
  • Laporan keuangan lengkap dan corporate action setiap pengguna atau penanam modal saham yang terdaftar di BEI.
  • Informasi terkait indeks saham yang sedang berlangsung. Data ini juga akan menunjukkan komponen, perhitungan serta data historis.
  • Informasi mengenai data lengkap dan riwayat transaksi dari setiap broker yang tercatat sebagai anggota BEI.

2.  Waktu dan Mekanisme Perdagangan Pada Pasar Saham Indonesia

Selain dengan mengakses situs IDX, cara lainnya untuk mengetahui harga saham di pasar saham Indonesia adalah dengan mengetahui bagaimana mekanisme dan pemilihan waktu perdagangan yang tepat.

Jam Perdagangan

Untuk masalah jam perdagangan sendiri, kita harus memantau dan mengetahuinya yakni dilakukan di weekday. Aktivitas pada pasar saham hanya akan berlangsung di hari Senin hingga hari jum’at saja. Bahkan, jadwal waktu perdagangan yang ditetapkan sebayak dua kali saja dalam sehari, yakni:

  • Jam 09.00 hingga jam 12.00 dan jam 13.30 hingga jam 16.00
  • Sedangkan untuk hari jum’at dimulai dari jam 09.00 hingga jam 11.00 dan jam 14.00 hingga jam 16.00.

Mekanisme Perdagangan

Untuk mekanisme dari jenis perdagangan yang ditetapkan pada bursa saham adalah price and time priority serta anonymous continuous auction. Jenis price and time priority ini sendiri merupakan mekanisme yang dilakukan dengan ketentuan dasar berupa waktu dan harga yang ditetapkan. Sedangkan untuk anonymous continuous auction ini adalah jenis perdagangan yang dilakukan dengan sistem lelang yang berkelanjutan tapi tetap menggunakan pengenal anonim.

Hal Penting Yang Harus Diketahui Dari Pasar Saham Indonesia

Setelah sebelumnya kita sudah mengetahui bagaimana cara untuk melihat daftar harga saham di pasar saham Indonesia, maka kali ini kita akan membahas beberapa faktor penting atas BEI. Seperti yang disampaikan sebelumnya, BEI merupakan fasilitator untuk bisa memberikan wadah agar pihak-pihak yang berkepentingan dalam bursa bisa bertemu.

Tentunya, pihak BEI memiliki semua informasi terkait semua perusahaan yang terdaftar sebagai broker atau bagian dari Anggota Bursa. Disini, kita juga akan menemukan perlindungan dan peraturan dari transaksi pasar saham yang jelas. Tentu saja akan ada pencatatan saham yang dilakukan oleh pihak BEI.

Namun, saham yang terdaftar dan tercatat di BEI hanyalah saham unggulan yang dimiliki oleh perusahaan dengan akreditas yang baik dan jelas. Tidak hanya memberikan list catatan saham, BEI juga akan memonitoring ketersediaan informasi dan semua transaksi yang dilakukan atas perusahaan dan pemilik saham terbuka dengan jelas untuk publik.

Beberapa Tips Belajar Saham Bagi Pemula

Belajar Saham

Ada banyak jenis investasi yang bisa kita gunakan untuk menghasilkan profit alias keuntungan. Apalagi bagi kaum milenial yang bisa dengan mudahnya mengakses banyak teknologi. Salah satunya adalah belajar tentang investasi saham. Namun, sebelum melanjutkan tentang beberapa tips belajar saham bagi pemula, tentunya kita harus mengetahui apa itu saham terlebih dahulu.

Saham adalah sebutan bagi kepemilikan modal dari perorangan maupun sebuah badan usaha yang ditanam di dalam sebuah perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan adanya saham ini, maka pihak pemilik saham mendapatkan hak atas aset maupun keuntungan yang didapatkan perusahaan ataupun perseroan terbatas tersebut.

Mengapa Kita Harus Belajar Tentang Saham?

Tentu saja, ada alasan mengapa artikel tentang beberapa tips belajar saham bagi pemula ini dibuat. Salah satunya adalah mengenalkan keuntungan apa saja yang bisa diraih jika kita terjun kedunia saham tersebut. Keuntungan-keuntungan tersebut, seperti:

  • Hasil investasi saham yang kita tanam memiliki tingkatan pengembalian dana yang lebih besar jika dibandingkan dengan beberapa jenis investasi lain.
  • Untuk menghasilkan keuntungan hanya perlu mempelajarinya, membuka rekening saham dan melakukan pembelian atas saham tersebut.
  • Tidak memerlukan modal yang besar. Kita bisa memulai dengan pembelian minimum dari saham yang dijual dan melakukan pembelian kembali secara berkala. Sistem ini biasanya dilakukan seperti saat kita sedang menabung.

Nah, setelah kita mengetahui apa-apa saja kemungkinan keuntungan yang bisa dinikmati dari saham. Tentunya kita akan tertarik untuk melakukan aktivitas jual-beli saham ini, bukan? Namun, bagaimana caranya? Bagi para pemula, tentunya memerlukan beberapa tips belajar saham berikut ini:

1. Lakukan Riset Terlebih Dahulu

Untuk bisa menemukan saham yang terbaik dan bisa digunakan sebagai media investasi, kita perlu mengetahui bagaimana kinerja perusahaan tersebut. Untuk saham yang berada di Indonesia, kita bisa menggunakan BEI sebagai patokan. Carilah daftar perusahaan yang menawarkan kinerja terbaik dengan harga saham yang sesuai dengan modal.

Namun, ingat untuk mempelajari tentang investasi jenis saham ini terlebih dahulu. Kumpulkan banyak literatur dan pelajari hal-hal penting mengenai saham. Entah itu bagaimana sistem kerja didalam dunia saham, bagaimana cara mendapatkan keuntungan dan hal-hal yang harus dihindari dalam jual-beli saham.

Sebaiknya, hindari perusahaan yang nilai sahamnya sangat mudah berubah alias fluktuatif. Hal ini akan sangat merugikan apalagi bagi para pemula. Karena, jenis saham yang seperti ini akan bergantung kepada harga modal saham yang besar.

2. Rajin Mengikuti Seminar

Salah satu hal yang penting dari beberapa tips belajar saham bagi pemula adalah untuk lebih rajin dalam mengikuti seminar. Baik berupa kelas online maupun kelas offline. Dimana materi pembelajaran tentang saham ini nantinya akan dibahas. Kenapa? Karena akan ada banyak ilmu-ilmu yang bermanfaat dibagikan di dalam seminar tersebut.

Apalagi bagi pemula, tentunya membutuhkan asupan ilmu yang banyak agar bisa lebih mendalami dan memahami suatu materi. Karena, saham ini nantinya akan sangat berguna apalagi jika dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Namun, tidak bisa sembarangan saja dalam pemilihan penanaman modal. Tentu, harus memiliki dasar dan background ilmu yang kuat.

3. Pemilihan Jenis Saham

Saham sendiri hadir dengan beragam jenis yang berbeda. Untuk bisa menghasilkan keuntungan baik bagi pemula sekalipun adalah dengan lebih jeli memilih saham mana yang akan dibeli. Untuk para pemula sangat disarankan untuk menggunakan jenis saham berikut ini:

  • Blue Chips: ini merupakan istilah saham yang memang dijual pada bursa saham dan pemiliknya adalah perusahaan dengan kinerja yang baik. Jadi, perlindungan untuk masalah penipuan akan lebih tinggi apalagi bagi pemula jika menggunakan jenis saham ini.
  • Reksadana : saham yang dimiliki oleh pihak-pihak reksadana adalah jenis yang juga mudah digunakan dan menguntungkan bagi para pemula.

 

4. Siapkan Modal

Hal selanjutnya yang harus diketahui tentang tips bagi para pemula yang sedang belajar saham adalah menentukan banyaknya modal yang akan dipakai. Untuk permulaan, gunakan saja minimum modal yang tersedia. Bahkan, ada saham yang bisa dibeli dengan harga Rp. 100.000 saja. Ingat untuk tidak terlalu banyak dalam menggunakan modal awal.

Kecuali, ketika sudah benar-benar mengerti dan mempelajari tentang saham ini. karena memang keuntungan yang didapat akan lebih besar jika kita menanam modal yang besar juga. Namun, karena masih pemula gunakan saja modal yang secukupnya.

5. Pantau Harga Jual-Beli Saham

Bagi pemula, tentunya akan mengharapkan harga saham terus melonjak, bukan? Namun jangan kaget jika harga saham mengalami penurunan yang bahkan terlihat sangat drastis. Pastinya bagi yang masih dangkal ilmunya tentang saham akan langsung menyerah dengan keadaan ini. Namun, inilah gunanya kita mempelajari dan memantau harga jual dan harga beli dari saham tersebut.

Jangan mudah menyerah dengan harga saham yang menurun dengan drastis ketika terjadi di dalam situasi crash. Karena, sejatinya harga saham memang terkadang terlihat sangat fluktuatif atau naik turun dengan drastis tanpa bisa diprediksi dengan baik. Nah, ketika harga saham mengalami penurunan, maka sangat disarankan untuk membelinya. Kenapa?

Karena cepat atau lambat harga saham akan mengalami kenaikan kembali. Bahkan, tidak jarang akan naik dengan harga yang jauh lebih tinggi. Inilah yang menyebabkan kita perlu pandai dalam menyimpulkan keadaan didalam dunia saham.

6. Berhati-Hati!

Walaupun saham mungkin menjanjikan profit yang besar, namun tidak sedikit juga yang mengalami kerugian yang sangat banyak karena kurang berhati-hati. Kita dituntut untuk lebih realistis dan pandai dalam mengendalikan emosi saat terjun kedunia saham. Karena, tidak sedikit yang mengalami kerugian ketika mereka tidak pandai mengendalikan emosinya tersebut.

Baik ketika mengalami keuntungan maupun kerugian, sebaiknya kita mampu mengambil tindakan yang difikirkan dengan matang. Jangan sampai hanya terbawa emosi dan terlalu “rakus” kita malah mengalami banyak kerugian. Pernah mendengar istilah “diversifikasi investasi”? ini merupakan istilah pengingat agar kita tidak menghabiskan semua modal hanya di sebuah saham.

Cobalah untuk lebih bijak dan pandai dalam mengelola modal di saham yang kita investasikan tersebut. Setidaknya, tidak menggunakan semua modal akan menghindari kerugian yang sangat banyak tersebut.

7. Pelajari Pengalaman

Seseorang akan menjadi lebih dewasa dan lebih mengerti akan sesuatu melalui sebuah pengalaman. Jadi, jangan menyerah untuk mempelajari semua hal yang ada di dalam dunia saham ini. seperti kata pepatah “pengalaman adalah guru terbaik”. Dan, hal ini memang benar adanya. Semakin banyak kita mengalami sesuatu, semakin berpengalaman kita di bidang tersebut.

Hal ini juga berlaku ketika kita mengetahui dan mempelajari pengalaman orang lain. Banyak-banyaklah bertanya dan mencari tahu tentang pengalaman-pengalaman orang-orang yang sudah sukses sebelumnya. Hal ini tentunya akan mengajari kita akan banyak hal. Nah, demikian beberapa tips belajar saham bagi pemula yang bisa kita bahas kali ini. bagaimana? Sudah bisa memulai untuk bermain dengan saham?

Investasi Saham untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Investasi Saham

Bingung mau investasi apa? Ingin uang anda bertumbuh tetapi dengan cara yang benar. Banyak orang yang berpikiran sama dengan anda dan mengikuti investasi saham.

Untuk yang belum tahu, saham ini yakni bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan, klaim dari kekayaan dan penghasilan perseroan. Daftar perusahaan yang sahamnya bisa dibeli di BEI (Bursa Efek Indonesia) dikenal dengan istilah perusahaan tercatat.

Jadi dapat disebut bahwa saham ini adalah sebuah produk pasar modal, dan termasuk instrumen investasi jangka panjang.

Untuk pembelian saham itu satuannya 1 lot. Di mana 1 lot adalah 100 lembar saham. Apabila anda sudah membeli minimal 1 lot maka anda sudah resmi jadi bagian pemilik perusahaan. Secara garis besarnya seperti itu.

Cara Analisa Saham

Supaya sukses sebagai seorang investor saham maka anda harus paham cara analisa saham yang benar. Mungkin kalau dipikir saja sepertinya sulit. Padahal sesungguhnya tidak terlalu sulit.

Yang paling penting adalah anda wajib untuk memakai common sense Anda, atau akal sehat. Di mana semua orang seharusnya bisa menggunakan akal sehat tersebut dan tidak harus jenius atau apa.

Ada istilah analisa fundamental. Jadi pengamatan berdasar pada fundamental bisnis sebuah perusahaan.

Adapun yang termasuk dalam fundamental tersebut antara lain:

  1. Kinerja keuangan perusahaan
    • Laba
    • Aset perusahaan
    • Pendapatan
    • Pertumbuhan perusahaan
    • Laba
    • Dan lain-lain
  2. Faktor luar yang dapat mempengaruhi kinerja dari perusahaan
    • Kompetitor
    • Ekonomi dunia
    • Ekonomi negara
    • Industri
    • Dan lain-lain

Juga ada analisa teknikal. Jadi ini adalah analisa perusahaan yang berdasar ke pergerakan harga saham. Biasanya analisa teknikal digunakan apabila Anda mau bermain investasi saham untuk jangka pendek. Kalau untuk jangka panjang jangan gunakan analisa teknikal.

Cara Trading Saham untuk Pemula

Untuk membeli saham anda harus mendaftar di broker. Ada banyak broker yang tersedia di kota-kota besar. Pilihlah satu yang terbaik menurut Anda, bisa dengan mendatangi kantornya.

Biasanya nanti akan disuruh membuat rekening saham dan mengisi dokumen formalitas. Cukup ikuti petugas yang ada di broker tersebut, nanti akan dibimbing.

Untuk order pembelian saham itu dilakukan online, memakai system trading saham online broker. Tiap broker punya fasilitas tersebut. Biasanya ada fee yang dikenakan oleh broker untuk tiap transaksi. Tergantung kebijakan masing-masing broker.

Bahkan banyak perusahaan broker saham yang juga menyediakan fasilitas latihan gratis untuk anggota mereka. Anda bisa memanfaatkan ini dan bertanya-tanya kepada mereka tentang apa yang tidak Anda mengerti.

Memang kami tidak menjelaskan teknisnya di sini, karena yang penting itu Anda harus tahu garis besarnya. Untuk teknisnya bisa konsultasi di broker nanti.