Investasi-Sejak-Dini-Begini-Cara-Menabung-Deposito

Saham MilenialCara menabung deposito kini dicari oleh banyak orang, terutama kaum millenial. Deposito serta tabungan merupakan bentuk atau jenis simpanan yang ada di bank. Tiap bank tentu menawarkan layanan simpanan uang.

Baik itu dalam wujud deposito maupun tabungan. Simpanan dalam wujud tabungan barangkali telah amat familiar di masyarakat. Namun, walau istilah deposito sering didengar, tak banyak yang sungguh-sungguh tahu artinya. Lantas, apakah deposito itu?

Definisi Cara Menabung Deposito

Deposito merupakan produk perbankan yang berupa simpanan berjangka. Produk perbankan ini menjanjikan suku bunga yant tetap dalam jangka waktu khusus.

Persentase bunga yang tinggi menjadi penawaran bank. Namun, sebagai gantinya dana Anda tak boleh ditarik dalam sementara waktu.

Cara menabung deposito, Anda bebas menentukan jangka waktu menyimpan uang. Bisa mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.

Bunga yang tinggi, dana Anda sudah dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta memiliki risiko kecil menjadi keunggulan deposito. Oleh sebab itu, banyak orang tertarik berinvestasi di jenis simpanan berjangka ini.

Biasanya bunga tabungan deposito baru dibayarkan di akhir periode investasi maupun ketika tiba jatuh tempo.

Perbedaan Cara Menabung Deposito dan Tabungan Biasa

Salah satu karakteristik khas deposito yakni uang deposan tak dapat ditarik dalam jangka waktu yang ditentukan. Karena alasan tersebut, di deposito tersebut opsi tenor yang ditawarkan.

Biasanya tenor yang berlaku di bank-bank konvensional atau syariah terkait produk deposito dimulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, sampai 24 bulan.

TRENDING NOW:  Berapa Modal Minimal yang Dibutuhkan untuk Hidup dari Trading / Investasi Saham

Lebih rinci, berikut adalah perbedaan cara menabung deposito dengan tabungan biasa di bank.

No. Perbedaan Utama Tabungan Deposito
1. Waktu Pencairan Tabungan merupakan wujud simpanan yang lebih fleksibel daripada deposito.

 

Uang yang tersimpan di tabungan dapat diambil kapan saja dibutuhkan. Baik melalui ATM atau via mobile banking.

Sedangkan, di deposito, pengambilan dana hanya dapat dilakukan waktu jatuh tempo.

 

Masa jatuh tempo tabungan deposito pun beragam. Anda bisa memilih mulai 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, sampai 24 bulan.

 

Masa jatuh tempo ini juga bisa diperpanjang secara otomatis.

 

Kalau deposito dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo, maka Anda akan dikenai biaya.

2. Bunga Bunga atau bagi hasil tiap bank tentu berbeda-beda.

 

Oleh sebab itu, perlu dipastikan lebih dahulu terkait bunga deposito tersebut pada pihak bank.

Jika dibandingkan dengan tabungan biasa, bunga deposito yang ditawarkan nilainya lebih tinggi.
3. Menabung VS Investasi Tabungan merupakan produk simpanan biasa.

 

Anda dapat menyesuaikan penggunaan dua produk simpanan tersebut berdasarkan  kebutuhan.

Karena terdapat bunga seperti yang telah dijelaskan di atas, maka dapat dikatakan deposito adalah salah satu produk investasi.

 

Dengan tingkat bunga lebih besar daripada tabungan, deposito tergolong instrumen investasi. Sama seperti saham, forex, reksadana, obligasi, properti, atau emas.

 

Kenali Jenis-jenis Produknya Lebih Dulu

Jenis deposito yang sekarang ini dikenal di kalangan masyarakat Indonesia antara lain sebagai berikut.

  1. Deposito Berjangka

Jenis ini adalah simpanan berjangka yang penarikannya cuma bisa dilakukan di waktu tertentu. Deposito jenis ini dapat diterbitkan atas nama perorangan maupun perusahaan.

Tingkat bunga yang ditawarkan biasanya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Deposan juga akan memperoleh bilyet deposito yang menjadi bukti kepemilikan deposito.

TRENDING NOW:  3 Kesalahan Dalam Investasi Saham

2. Deposito On Call (Masa Tenor Terpendek)

Simpanan berjangka ini memiliki waktu penyimpanan relatif singkat yakni mulai dari 7 hari sampai 30 hari.. Deposito ini umumnya mensyaratkan setoran awal yang dilakukan dalam jumlah besar.

3. Sertifikat Deposito

Jenis deposito ini merupakan simpanan dalam wujud deposito, di mana sertifikat bukti penyimpanannya bisa dipindahtangankan. Daripada deposito jenis lainn, sertifikat deposito ini sifatnya condong sebagai investasi bukan sebagai tabungan.

Syarat Menabung Deposito

Syarat Menabung Deposito
Syarat Menabung Deposito (Sumber: harapanrakyat)

Untuk jadi deposan syarat yang ditentukan oleh pihak bank termasuk mudah. Anda cukup mempunyai rekening bank, KTP yang masih berlaku, nomor pokok wajib pajak (NPWP), serta materai guna membuka juga menarik deposito.

Berapa minimal uang yang wajib disiapkan untuk melakukan deposito? Tiap bank mempunyai batas minimal yang berbeda-beda. Namun, bila ditarik kisaran, setoran awal yang perlu disiapkan deposan yakni mulai dari Rp1 juta hingga Rp8 juta.

Langkah Cara Menabung Deposito dan Memilihnya

Kerap kali banyak orang yang tertarik mencoba menabung deposito. Namun, mereka tak mengerti bagaimana cara menabung deposito secara benar.

Banyak orang yang pada akhirnya lebih memilih untuk menyimpan uang maupun sertifikat penting di rumah saja. Di atas telah dibahas bagaimana perbedaan produk tabungan biasa dan deposito, juga telah mempelajari jenis-jenisnya dari deposito. Kini, bila Anda hendak membuka deposito, berikut merupakan langkah menabung deposito berserta cara memilih deposito.

Pertama, perhatikan serta bandingkan reputasi bank yang hendak Anda pilih membuka tabungan deposito. Pastikan bank yang Anda pilih tersebut mempunyai reputasi yang baik. Bank juga harus memenuhi beberapa standar kualifikasi dari Bank Indonesia. Dengan demikian Anda pun akan merasa aman ketika memutuskan menabung deposito.

TRENDING NOW:  Hati-Hati! Menerima Profit dari Trading FBS

Selanjutnya bandingkan manakah jenis deposito yang cocok untuk Anda. Anda bisa membandingkan dari sistem pembayaran bunga serta tingkat yang ditawarkan oleh masing-masing bank. Sebaiknya Anda senantiasa waspada terhadap tawaran suku bunga tinggi.

Anda wajib berhati-hati dengan bank yang menawarkan suku bunga tinggi di atas ketentuan yang diatur Lembaga Penjamin Pinjaman. Setelah menyimak pembahasan di atas, sudahkah Anda memahami cara menabung deposito?

Leave a Reply